Selasa, 25 Januari 22

Harga Emas di Titik Terendah Sejak 2010

Harga Emas di Titik Terendah Sejak 2010

New York – Harga emas dunia turun ke titik paling rendah dalam waktu lima tahun belakangan setelah munculnya berita tentang kemungkinan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat tahun ini.

Di pasar Asia, harga emas turun sebesar 4% menjadi US$1.088,05 per ons atau sekitar Rp14.600.556 per ons, yang terendah sejak Maret 2010.

Banyak investor yang beralih dari emas ke dolar Amerika Serikat setelah berita tentang kemungkinan Bank Federal AS akan menaikkan suku bunga karena menguatnya peerekonomian negara itu.

Biasanya investor membeli emas dalam masa-masa ketidakpastian ekonomi.

Hari Senin 20 Juli, merupakan pertama kalinya harga emas berada di bawah US$1.100, yang merupakan titik terendah yang terjadi pada 26 Maret 2010.

Harga platinum juga turun hampir 5% atau yang terendah sejak krisis keuangan global era 2007-2008.

Menurunnya harga emas terjadi walaupun Cina -yang merupakan konsumen emas terbesar dunia- mengatakan cadangan emasnya meningkat 57% pada akhir Juni dibanding saat terakhir mereka mengumumkan cadangannya, lebih dari enam tahun lalu.

Meski jumlah kilogram cadangan emas Cina meningkat, namun proporsinya turun menjadi sekitar 1,65% dari total cadangan devisa, atau turun dari 1,8% pada Juni 2009. (BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.