Senin, 29 November 21

Gubernur Jatim Janji Lindungi Tenaga Kerja

Gubernur Jatim Janji Lindungi Tenaga Kerja
* Gubernur Jawa Timur Soekarwo (berbaju batik) menerima para buruh di kantor gubernur, Jumat (1/5/2015). (Foto: Adi/obsessionnews.com)

Surabaya, Obsessionnews – Minimnya kesejahteraan kaum buruh mendapat perhatian dari Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo. Orang nomor satu di Jatim ini berjanji akan melindungi para tenaga kerja dengan membuat Perda tentang Perlindungan Ketenagakerjaan.

Pembuatan Perda ini merupakan satu di antara dari 18 tuntutan para buruh dalam memperingati Hari Buruh Sedunia atau May Day di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Jumat (1/5/2015).

Menurut Soekarwo, selama ini dalam regulasi belum ada aturan tentang sanksi terhadap pelanggaran yang berkaitan dengan hak pekerja. Untuk itu perlu ada masukan terhadap sanksi dengan melibatkan stakeholder, Komisi E DPRD Jatim dan para ahli ketenagakerjaan.

“Pada prinsipnya perlindungan terhadap tenaga kerja itu merupakan keharusan. Namun dalam membuat Perda tidak boleh bertentangan dengan undang-undang dan harus mempertimbangkan sisi akademisnya. Naskah akademik itu untuk mengecek apakah bertentangan dengan UU atau tidak, perlu diatur di provinsi, kabupaten, atau pusat,” kata Soekarwo ketika menemui ribuan buruh.

Selain itu, Soekarwo juga akan memfasilitasi 17 tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat. Namun, sebelum tuntutan tersebut dibawa ke Jakarta harus dirumuskan terlebih dahulu dengan naskah akademik oleh tim perumus ahli agar pemerintah pusat lebih bisa memahami keinginan dari para buruh.

“Setelah dirumuskan, kita akan membuat pengantar dan ada rombongan perwakilan para buruh untuk menyampaikan ke DPR RI terhadap 17 tuntutan tersebut. Jangan semua ikut, nanti kita rugi malahan,” kelakarnya.

Tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah pusat antara lain bubarkan Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), jalankan jaminan pensiun, tolak upah murah, jalankan jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia, hapus outsourcing, tolak kenaikan harga BBM, gratis wajib belajar 12 tahun, dan sediakan beasiswa untuk anak pekerja/buruh.

Dalam kesempatan itu, Soekarwo melakukan pemotongan tumpeng dengan disaksikan ribuan buruh. Potongan tumpeng tersebut diserahkan secara simbolis kepada salah satu ketua kelompok buruh. (Adi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.