Jumat, 24 September 21

GNPF MUI Tegaskan Tidak Pernah Berseberangan dengan Negara

Jakarta, Obsessionnews.com – Pihak Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia  (MUI) menegaskan apa yang selama ini dilakukan tidak pernah punya maksud berseberangan dengan negara, Pancasila, NKRI, dan Kebhinekaan. Persepsi dianggap keliru karena kurangnya komunikasi dengan pemerintah.

Hal itu disampaikan oleh Muhammad Lutfi Hakim salah satu anggota GNPF MUI yang diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi)  di Istana Merdeka, Minggu (25/6/2017).

Lutfi mengatakan, ke depan pola komunikasi akan diperbaiki dengan pemerintah untuk meminimalisir anasir-anasir yang tidak jelas.

“Kami sepakat ke depan akan komunikasi lebih intensif lagi dan pemerintah dengan umat Islam tidak ada suatu situasi berhadap-hadapan. Tidak berhadapan dalam konteks kebhinekaan, pancasila, dan NKRI,” katanya

Presiden melakukan open house Idul Fitri 1438 Hijriah di Istana Negara hari ini. Pada kesempatan itu, para petinggi GNPF-MUI pun meminta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin agar mereka bisa bersilaturahim dengan Jokowi.

Ada tujuh orang dari perwakilan GNPF-MUI yang hadir dalam pertemuan ini, yakni M Kapitra Ampera, Yusuf Matra, Muhammad Lutfi Hakim, Habib Muchsin, Zaitun Rasmin, dan Deni. Termasuk juga Ketua GNPF Bachtiar Nasir

Kepada Presiden, menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, GNPF MUi mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah serta pembangunan bangsa. Selain itu, mereka juga menyampaikan apresiasinya terhadap Presiden. (Albar).

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.