Sabtu, 16 Oktober 21

Gerakan Satu Juta Rekening di Bank Syariah

Gerakan Satu Juta Rekening di Bank Syariah

Jakarta, Obsessionnews –¬†Keluarga Besar PII, sebuah organisasi yang menjadi wadah Alumni Aktifis Pelajar Islam Indonesia (PII) menyatakan akan menggerakan anggota dan simpatisannya untuk membuat satu juta rekening di Bank Syariah jika pemerintah membangun sebuah sistem perbankan yang benar-benar berlandaskan Syariah.

Ketua Umum Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB-PII) Nasrullah Larada dalam dialog pra Raker KB PII di Jakarta (18/3), menegaskan gerakan satu juta rekening di bank syariah Indonesia merupakan wujud partisipasi KB PII dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Bank Syariah di Indonesia.

“Perkembangan Bank Syariah di Indonesia tidak sesuai harapan. Market share perbankan syariah hanya 3- 4% di tengah mayoritas muslim Indonesia yang mencapai 90%,” ujar Nasrullah.

Menurutnya, ada tiga hal yang menjadi hambatan berkembangnya Perbankan Syariah, yakni sspek kebijakan publik pemerintah yang kurang mendukung, profesionalisme pengelola Perbankan Syariah dan perilaku masyarakat muslim itu sendiri.

Ia menambahkan, pemerintah terlihat tidak terlalu serius untuk mengakomodir berkembanganya Perbankan Syariah. Batalnya rencana merger bank syariah beberapa waktu lalu menjadi salah satu bukti. Berbeda dengan negara-negara lain yang sangat progresif. Seperti misalnya dengan Malaysia yang tidak hanya memberikan tax holiday dan riset, tetapi juga melibatkan Bank Syariah dalam mengelola anggaran belanja negara. Bahkan Iran hanya mentolerir berdirinya Bank Syariah, tidak ada Bank Konvensional.

Oleh karena itu, KB PII mendesak agar pemerintah untuk segera membentuk Bank Syariah Indonesia sebagai bank jangkar milik negara dengan cara dan metode yang terbaik. Selain itu, PB KB PII mendesak pihak pemerintah dan DPR untuk membentuk komisioner bidang perbankan syariah pada Otoritas Jasa Keuangan.

Keluarga Besar PII adalah organisasi yang menghimpun alumni Pelajar Islam Indonesia (PII), sebuah organisasi pelajar yang berdiri tahun 1947 dan telah mendidik pelajar dan pemuda Islam di seluruh Indonesia.

Sebagai alumni Pelajar Islam Indonesia (PII), KB PII mendeklarasikan diri sebagai bagian dari umat dan bangsa Indonesia bekerja bahu membahu untuk membangun masa depan bangsa dalam bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya. Berdiri sejak tahun 1998, KB PII pernah dipimpin oleh ZA Maulani, Ryaas Rasyid, Tanri Abeng, Sutrisno Bachir dan saat ini dipimpin oleh Nasrullah Larada sebagai Ketua Umum PB KB PII periode 2015-2019

Dalam pembukaan Rapat Kerja tersebut hadir Menteri Bappenas Sofyan Djalil yang juga mantan aktifis PII. Kepada wartawan Sofyan menegaskan pemerintah berkomitmen untuk membangun perbankan syariah mengingat banyaknya potensi umat Islam yang bisa disalurkan melalui sistem ini seperti dana haji, ZIS, Wakaf dan potensi umat Islam lainnya. “Dalam waktu dekat keppres tentang pendirian bank syariah akan dikeluarkan oleh pemerintah,” tegasnya. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.