Minggu, 22 September 19

Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Bisa Bikin Sindikat Gerah

Gencar Sosialisasikan Bahaya Narkoba, Bisa Bikin Sindikat Gerah
* Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Brigjen Pol Drs M Jupri. (Foto: BNN)

Waingapu, Obsessionnews.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui Deputi Pemberdayaan Masyarakat kembali menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Penggiat Anti Narkoba Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Padadita Beach Hotel, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu-Kamis 21-22 Agustus 2019.

 

Baca juga:

Masuk Zona Kuning, Sumba Timur Didorong Bentuk Badan Narkotika

Australia Dukung Pemberantasan Narkoba di Indonesia

BNN-UNODC Satukan Pandangan Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Kasus Narkotika

 

Kali ini giliran tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh agama di wilayah Sumba Timur yang dibekali pengetahuan, informasi tentang narkoba, dan bahaya penyalahgunaannya sebelum nantinya secara mandiri menyosialisasikan P4GN di lingkungan masyarakat.

Kondisi geografis Sumba Timur yang berbatasan langsung dengan Selat Sumba dan Samudera Hindia, serta meliputi empat pulau kecil dengan pesona alam yang memukau, menjadikan kabupaten ini tidak hanya sebagai destinasi wisata bagi wisatawan mancanegara maupun domestik. Tetapi juga menjadikan wilayah ini rentan dan rawan terhadap peredaran gelap narkoba.

Situasi tersebut memaksa pemerintah dan penegak hukum untuk ekstra waspada menjaga dan mengamankan Sumba Timur dari kejahatan narkoba.

Direktur Peran Serta Masyarakat Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN  Brigjen Pol Drs M Jupri dalam acara Bimbingan Teknis tersebut mengatakan, pemerintah dan penegak hukum tidak mampu melakukan upaya P4GN tanpa sinergitas dan dukungan dari masyarakat.

“Peran aktif masyarakat dibutuhkan dalam hal ini. Tidak mungkin pemerintah dan penegak hukum mampu melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba sendirian,” ujar Jupri.

Dikutip obsessionnews.com dari siaran pers, Rabu, dalam kesempatan itu  Jupri mengharapkan agar nantinya Bimbingan Teknis ini dapat menciptakan penggiat anti narkoba yang mandiri dan aktif melakukan kegiatan P4GN di lingkungannya masing-masing. Sehingga masyarakat secara konsisten mendapat peringatan akan bahaya narkoba.

“Kalau penggiat anti narkobanya gencar melakukan upaya P4GN, para sindikat narkoba akan gerah, sehingga tidak ada celah bagi mereka untuk berjualan narkoba di wilayah ini,” tandas Jupri.

Penggiat anti narkoba menjadi kunci utama penggerak masyarakat dalam melakukan upaya P4GN. Jika masyarakat memiliki persepsi yang sama dengan pemerintah dan penegak hukum, maka penanganan masalah narkoba akan lebih mudah dilakukan.

Sementara itu Kepala BNN Provinsi NTT Brigjen Pol Teguh Iman Wahyudi, SH, mengimbau agar masyarakat ikut mendorong pemerintah daerah agar segera membentuk BNN Kabupaten Sumba Timur untuk secara profesional melakukan upaya P4GN dan mengawal masyarakat menciptakan Sumba Timur Bersinar (Bersih Narkoba). (bnn/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.