Rabu, 17 Agustus 22

Fadjar Judisiawan Mengupayakan Langkah Optimal demi Capaian yang Terbaik

Fadjar Judisiawan Mengupayakan Langkah Optimal demi Capaian yang Terbaik
* Direktur Keuangan dan Umum PT Patra Jasa Fadjar Judisiawan. (Foto: Fikar Azmy/obsessionnews)

Obsessionnews.com – Berbekal pengalaman lebih dari 25 tahun berkarier di berbagai sektor perusahaan BUMN, memiliki keahlian sintesis dan pemahaman luas atas proses bisnis serta tata kelolaperusahaan, sosok Fadjar Judisiawan tak perlu diragukan.

Sebelum bergabung dengan PT Patra Jasa sebagai Direktur Keuangan & Umum, Fadjar menjabat sebagai Anggota Komisaris di beberapa BUMN besar sejak tahun 2008, seperti: PT Pelindo 2, PT Pelindo 3, Petrokimia Gresik, PT Surabaya International Estate Rungkut (PT SIER), dan PNIM.

Ia dipercaya bergabung dengan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk sebagai Direktur Keuangan dan Direktur Strategi Bisnis dan Pengembangan Usaha. Pada Maret 2022, Fadjar bergabung dengan PT Patra Jasa, perusahaan yang bergerak di bidang Properti, Hospitality, dan Multi Jasa yang merupakan anak usaha PT Pertamina (Persero).

“Di Patra Jasa, bidang yang diamanahkan kepada saya cakupannya sangat luas. Pertama, tugas saya adalah di bagian keuangan. Kemudian saya juga menangani Asset, SDM, Procurement, dan IT. Kurang lebih ada sekitar lima fungsi utama yang saya tangani dan kelola saat ini,” jelas Fadjar dikutip dari Majalah Men’s Obsession edisi CFO Tangguh 2022, Selasa (7/6/2022).

Pria lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember dan Pascasarjana Manajemen di Universitas Gajah Mada ini menyatakan, ketika bergabung ia mempelajari bahwa bidang usaha Patra Jasa terbilang sangat unique, karena difungsikan sebagai supporting service Pertamina Group.

Sebagai Perusahaan yang menangani Management Service, Patra Jasa bertanggung jawab atas penugasan dari Pertamina dalam berbagai hal, salah satunya tentang kendaraan dinas maupun operasional, termasuk juga travel dan facility management services.

“Perusahaan beberapa tahun terakhir fokus pada bidang properti (investment & development) dan hospitality management,” ucapnya.

Terkait bidang usaha property development, bisnis ini bertujuan mengembangkan lahan yang nantinya akan dijual kembali, yang menurut Fadjar tentunya memerlukan kompetensi berbeda. Investasi tersebut memerlukan pengembalian lebih panjang sehingga tantangannya adalah dalam hal pemenuhan modal.

Sebagai bagian dari Pertamina Group yang besar, maka perusahaan harus berinteraksi dan melakukan transaksi dengan unit-unit di seluruh Indonesia yang jumlahnya relatif banyak. Menjadi tugasnyalah untuk mengoordinasikan modal kerja dan mengendalikan cashflow operasional perusahaan.

“Selain di keuangan, karena membawahi beberapa supporting, otomatis saya lebih mudah dalam mengintegrasikannya. Misalnya, dalam hal human capital tugas saya adalah bagaimana melakukan efisiensi danpeningkatan produktivitas karyawan,” ujar Fadjar.

Dalam mengelola transaksi di seluruh unit di seluruh Indonesia, Patra saat ini sudah mulai memanfaatkan teknologi aplikasi khusus untuk mendapatkan data realtime. Hal tersebut sudah mulai diterapkan untuk tahap pertama sejak April 2022,sehingga transaksi di daerah bisa diikutiperkembangannya.

Kemudian dalam hal digitalisasi, perusahaan sudah bisa menerapkan e-office, supaya semua proses administrasi dan disposisi bisa lebih traceable. Demikian pula dengan penerapan e-signature untuk kemudahan penandatanganan.

Adapun upaya pengembangan bisnis saat ini sudah mulai dijalankan. Sepuluh hotel yang dimiliki Patra Jasa di seluruh Indonesia yang terkena dampak pandemi pada dua tahun terakhir, saat ini sudah masuk tahap recovery.

Dia mengatakan, investasi yang diperlukanuntuk renovasi hotel-hotel dimaksudmembutuhkan dana relatif besar,mengingat pada dua tahun terakhirselama pandemi belum dilakukan.

“Namun kami terus mengupayakannya. Tantangannya memang tinggi, tetapi sekarang kita sudah mulai semangat bangkit. Bahkan tahun ini kami cukup optimis bisa melampaui kinerja tahun lalu, yang meski pandemi juga berhasil bertahan baik tanpa mengalami kerugian. Diharapkan hingga akhir tahun ini pun bisa semakin baik,” tutur Fadjar.

Berbicara mengenai target yang ingin diraih, Fadjar mengungkapkan di sektor keuangan, salah satu tujuannya adalah melakukan efisiensi. Diperlukan sinergi untuk melakukan penyederhanaan baik terhadap organisasi, proses bisnis, maupun jumlah orang.

“Kami melakukan reorganisasi dan business process reengineering pun sedang berjalan. Jika kita bisa efisiensi 5-10% biaya operasional, itu setara dengan laba Patra Jasa setahun. Saya menargetkan e-office berjalan tahun ini, kemudian enterprise resource planning yang sederhana juga bisa dijalankan, maka Patra Jasa bisa mengendalikan dan mengelola transaksi dengan lebih baik. Ini merupakan effort untuk melakukan pengelolaan usaha yang lebih komprehensif. Model bisnis juga disesuaikan agar ada perbaikan operasional. Dan tentunya semua ini tidak bisa dilakukan sendiri, perlu melakukan koordinasi dengan direktorat lain di Patra Jasa,” paparnya.

Sebagai sosok pemimpin yang berpembawaan sederhana, Fadjar memiliki dua hal penting yang selalu ia pegang teguh dalam bekerja. “Saya selalu mengingatkan ke diri sendiri maupun keluarga, terutama anak-anak, kalau kita mau jadi orang sukses, perlu diingat dua hal utama. Pertama kita harus jujur, karena jujur akan menciptakan kepercayaan. Kedua adalah kerja keras. Kalau kita mau hasil yang baik maka tentu perlu melakukan usaha dan kerja keras,” tukasnya.

Sense of belonging terhadap pekerjaan juga merupakan hal yang dipegangnya. Setiap kali ingin membahas sesuatu ia selalu membuka kesempatan untuk diskusi secara bebas. Namun demikian, jika keputusan sudah ditetapkan, maka komitmen tersebut harus dijalankan bersama. Ia juga menyebutkan kalimat yang senantiasa diingatnya adalah selalu yaitu berlomba-lombalah melakukan kebaikan.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Jadi itu juga obsesi saya, yakni ingin memberi manfaat bagi lingkungan. Saya berharap Patra Jasa ke depan juga bisa meng-unlock value-nya yang lebih besar dan lebih dilihat oleh Pertamina. Karena menurut saya perusahaan ini punya value tersendiri. Terlihat kecil tetapi amat penting dan bisa melengkapi Pertamina Group,” tutur Fadjar.

Saat ini eksistensi Patra Jasa sebagai perusahaan di Indonesia sudah mulai diperhitungkan dan diterima masyarakat luas, juga mendapat apresiasi dengan raihan sejumlah penghargaan. Diharapkan hal tersebut menjadi pemicu untuk seluruh tim Patra Jasa bekerja lebih giat dan berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, serta bisa terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. (Angie/MO/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.