Selasa, 30 November 21

DPD Minta Pemerintah Tekan Harga Daging Sapi Jelang Lebaran

DPD Minta Pemerintah Tekan Harga Daging Sapi Jelang Lebaran

Lampung, Obsessionnews – Ketua Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Parlindungan Purba beserta Senator asal Lampung, Anang Prihantoro, memantau harga daging jelang lebaran di Pasar Bandar Jaya, Lampung Tengah. Dari pantauan dilapangan, harga daging sapi memang mengalami kenaikan yaitu mencapai Rp 110 ribu per kilogramnya.

“Kalau melihat harga daging sapi menjelang lebaran disini sudah mencapai Rp 110 ribu per kg,” tandas Anang saat tinjauan ke Pasar Bandar Jaya, Lampung Tengah, Senin (13/6).

Padahal, menurutnya, kebatinan pertanian kita sedang terpuruk. Karena bagaimana masyarakat membeli daging sapi bila harganya per kg mencapai Rp 110 ribu hingga Rp 120 ribu. “Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sempat mengatakan harga daging menjelang lebaran harus di bawah Rp 100 ribu per kg. Makanya, kami ingin mengetahui dilapangan seperti apa,” tutur Anggota Komite II DPD ini.

Menurut Anang, di pasar lain saja harga daging sudah ada yang mencapai Rp 120 per kg. Artinya, pemerintah pusat harus lebih keras lagi untuk mencari cara supaya harganya terjangkau oleh rakyat tapi pedagang tidak boleh rugi.

“Selain itu, peternak-peternak di desa yang mempunyai sapi juga harus mendapatkan manfaat dari laba kenaikan. Jangan perusahaan saja yang mendapatkan manfaat itu,” cetus Anang.

DPD - daging 2

Sementara itu, Ketua Komite II DPD Parlindungan Purba menambahkan, terkait kenaikan harga daging sapi jelang lebaran. Dalam waktu dekat pihaknya akan bertemu dengan Menteri Perdagangan.

Selain itu, Parlindungan juga menyarankan agar Pasar Bandar Jaya memiliki rumah potong hewan yang bisa mendapatkan sumber PAD bagi pendapatan daerah. Tetapi harus tetap diawasi karena di salah satu kota ada rumah potong hewan tapi harga daging tetap tidak turun. “Jadi perlu mekanisme supaya dikelola dengan baik. Intinya, kami berharap harus ada sistem pengendalian harga,” tukas senator asal Sumatera Utara itu.

Ia menambahkan berdasarkan masukan dari pedagang sapi, jika harga daging melebihi Rp 100 ribu per kg maka akan sepi pembeli. Untuk itu, sudah saatnya pemerintah harus mengintervensi harga pasar. “Saya mendukung apa yang dikatakan oleh Presiden Jokowi. Jika tidak dibawah Rp 100 ribu hingga Rp 80 ribu, menterinya pecat saja,” papar dia.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan setiap menjelang lebaran memang harga daging sapi selalu naik. Seharusnya, pasokan stabil saja karena permintaan yang semakin tinggi kemudian berlakulah hukum pasar itu.

“Kami berharap pihak swasta yang bergerak dibidang peternakan bisa ikut program pemerintah untuk menstabilkan harga. Kalau permintaan banyak kenapa tidak ditambah. Supaya harga stabil,” terang Loekman. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.