Minggu, 27 November 22

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Dompet Dhuafa Buka Pos Medis untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
* Tim DMC (Disaster Management Centre) melalui Dompet Dhuafa (DD) Cabang Jawa Timur mendirikan pos hangat juga Medis Dompet Dhuafa di SD Negeri Supiturang 04, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (6/12/2021). (Foto: Dompet Dhuafa)

Lumajang, obsessionnews.comTim DMC (Disaster Management Centre) melalui Dompet Dhuafa (DD) Cabang Jawa Timur mendirikan pos hangat juga Medis Dompet Dhuafa di SD Negeri Supiturang 04, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim), Senin (6/12/2021).

Koordinator Lapangan DMC Dompet Dhuafa Jawa Timur Agus Tria Budi Waloyo mengatakan, tim berkoordinasi dengan relawan, mitra serta pihak terkait untuk memberikan beberapa aksi respons, mereka melakukan secara paralel dan sinergi dengan banyaknya bantuan tebaran kebaikan.

“Tim sebanyak empat personel sudah bergerak ke lokasi,” Ucap Agus.

Baca juga: MDMC Kirim Bantuan 500 Kontainer untuk Warga Korban Letusan Gunung Semeru

Sejumlah pengungsi erupsi Gunung Semeru yang ada di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengalami gangguan kesehatan ringan, seperti gatal-gatal, sesak nafas hingga luka lecet akibat panik. sejumlah gangguan kesehatan bisa langsung ditangani di Posko Kantor Desa.

“Sementara untuk korban luka berat seperti melepuh akibat terkena awan panas dirawat di Puskesmas dan rumah sakit,” tambah Agus.

Data dari BNPB, hingga Minggu (5/12) pukul 17.00 WIB, di Kecamatan Candipuro terdapat 57 orang Luka-luka, dan tiga orang meninggal dunia. Sementara di Kecamatan Pronojiwo terdapat 12 orang luka-luka, dan 7 orang meninggal dunia. Sementara total warga yang mengungsi di Kecamatan Pronojiwo berjumlah 305 orang.

“Sebagian masyarakat mengamankan diri di rumah keluarganya di sekitar ketinggian Dusun Kampung Renteng,” jelasnya.

Sebaran awan panas guguran juga berdampak pada Dua Kecamatan, antara lain Kecamatan Pronojiwo pada Desa Pronojiwo, Oro-oro Ombo, Sumberurip, serta Dusun Curah Kobokan di Desa Supiturang serta Kecamatan Candipuro pada Dusun Kamarkajang di Desa Sumberwuluh dan Desa Sumbermujur.

Baca juga: Berkantor Sementara di Lumajang, Khofifah Kunjungi Jembatan Gladak Perak yang Ambruk Akibat Erupsi Gunung Semeru

Selain itu terdapat delapan kecamatan dan beberapa desa yang terdampak abu vulkanik, meliputi Kecamatan Ampelgading pada Desa Argoyuwono, Kecamatan Tirtoyudo pada Desa Purwodadi dan Desa Gadungsari, Kecamatan Pagelaran pada Desa Clumprit.

Pihaknya membuka layanan kesehatan baik bersifat pos medis maupun mobile medis untuk para penyintas yang terdampak. Agus mengaku, pihaknya juga melakukan cek kesehatan secara mobile untuk menjangkau penyintas yang membutuhkan pengecekan kesehatan.

“Bersama para relawan kami terus bergerak agar kesehatan masyarakat tetap terjaga” ucap dr. Zainab Aqila selaku Penanggungjawab RDK Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa.

Baca juga: Aleg dari PKS Potong Gaji untuk Bantu Korban Letusan Gunung Semeru

Sementara itu, Zainab Aqila menambahkan, tim LKC Dompet Dhuafa bersama dengan para relawan,melayani satu-persatu penyintas yang datang serta mengunjungi para masyarakat untuk melakukan kesehatan mobile.

Sebagian besar penyintas menderita Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), alergi, sakit perut, sakit kepala dan penyakit ringan lainnya.

“Saat ini tim sudah melayani kurang lebih 35 pasien. Aksi Layanan Kesehatan ini diberikan sebagai bentuk dukungan respon tim medis DMC Dompet Dhuafa dalam upaya menjaga kesehatan para pengungsi,” pungkasnya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.