Senin, 9 Desember 19

Ditahan, Dhani Sudah Mulai Kehabisan Uang

Ditahan, Dhani Sudah Mulai Kehabisan Uang
* Ahmad Dhani pakai kaos Gus Dur. (Foto. Viva.co.id)

Jakarta, Obsessionnews.com – Politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani sudah satu bulan menjalani hidup di ruang tahanan. Selama mendekam di balik jeruji besi, kuasa hukumnya mengungkapkan kondisi keuangan Dhani yang kian hari kian menipis.

Menurut kuasa hukum Dhani, Ali Lubis, kondisi keuangan kliennya menurun karena Dhani tak bisa bekerja selama mendekam di tahanan.

 

Baca juga:

Pakai Kaos Gus Dur, Ahmad Dhani Sindir Kelompok NU

Ahmad Dhani: Saya Ditahan Tanpa Tahu Salah Saya Apa

Ditahan di Surabaya, Fadli Zon Akan Ramaikan Kasus Ahmad Dhani

 

“Karena selama Mas Dhani ditahan, info yang saya terima bahwasanya pendapatan dari sisi finansial kurang karena dia tidak bekerja,” ucap Ali saat ditemui di Pengadilan Tinggi Jakarta, kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Lantaran hal itu Ali menyarankan agar pihak pengadilan mempertimbangkan surat permohonan penangguhan penanahan terhadap Dhani yang mereka ajukan. Sebab, sudah ada orang yang mau menjadi jaminan dari penangguhan penahanan Dhani.

“Dilihat dari sisi kemanusiaan kita tahu Ahmad Dhani ini kepala rumah tangga yang mencari nafkah. Artinya beliau punya dua anak yang masih kecil yang membutuhkan biaya hidup, sekolah,” ujar Ali.

Selain itu, Ali juga menyatakan bahwa sikap kooperatif Dhani selama menjalani masa hukuman bisa menjadi salah satu pertimbangan agar kliennya bisa maksimal untuk menghidupi keluarga.

“Dari awal Mas Dhani kan kooperatif, bahkan vonis terakhir dia hadir tidak pernah mangkir. Itu seharusnya menjadi perhatian juga dari majelis hakim,” tandas Ali.

Saat ini, Dhani ditahan di rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng Waru-Sidoarjo, Jawa Timur atas kasus pencemaran nama baik akibat vlog “Idiot” yang dibuatnya. Sebelumnya, ia ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta Timur karena kasus ujaran kebencian. (Albar)

Related posts

1 Comment

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.