Sabtu, 20 Agustus 22

Dirugikan di Pemilu 2019, Tempuh Jalur Hukum

Dirugikan di Pemilu 2019, Tempuh Jalur Hukum
* Acara jumpa pers Kornas Anak Republik di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019). (foto: Kapoy)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kordinator Nasional (Kornas) Anak Republik menggelar jumpa pers bertajuk ‘Menyikapi Situasi Politik Tanah Air Pasca Pemilu 17 April 2019’ di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

 

Baca juga:

Nusantara Bangkit Apresiasi Positif Masyarakat Pemilu 2019

Pemilu 2019, Pileg Jadi Anak Tiri

Sinar Kegembiraan Hiasi Wajah Rakyat Saat Pemilu 2019

 

Dalam jumpa pers tersebut Kornas Anak Republik mengajak peserta pemilu dan masyarakat untuk berfikir secara dewasa pasca Pemilu 2019 ini.

Ketua Umum Kornas Anak Republik Yahya Abdul Habib mengatakan, apabila ada pihak-pihak yang merasa di rugikan dalam proses jalannya pemilu 2019, untuk menempuh jalur konstitusional yang tersedia, dan dipayungi oleh undang-undang yang berlaku.

“Di mana setiap sengketa pemilu dapat di selesaikan meialui Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai lembaga hukum pemutus sengketa pemilu yang memiliki kewenangan mengeluarkan keputusan sengketa secara flnal atau inkrah,” saran Yahya dalam jumpa persnya.

Selain itu, Anak Republik juga meminta aparat kemananan TNI dan Polri untuk terus bekerja secara cermat dalam menjaga keamanan dan ketertiban pasca pemilu ini.

“Hasil-hasil pemilu masih akan membutuhkan waktu untuk mendapatkan hasil yang definitif,” jelasnya.

Meski begitu, Anak Republik percaya kepada putra-putra terbaik bangsa ini, baik itu paslon 01 Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dan paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Di mana beliau-beliau semua diyakini dan pasti akan mengedepankan kepentingan bangsa dan negara ketimbang kepentingan kelompok dan pribadinya, demi masa depan Indonesia dan generasi mendatang,” pungkas Yahya. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.