Selasa, 20 Oktober 20

Pemilu 2019, Pileg Jadi Anak Tiri

Pemilu 2019, Pileg Jadi Anak Tiri
* Founder Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yakni Denny Januar Ali alias Denny JA. (foto: Kapoy)

Jakarta, Obsessionnews.com – Pemilihan Presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019 telah usai. Namun siapa sangka dari hasil pilpres dan pileg tersebut terdapat juga hasil golput, dan nilainya pun cukup tinggi.

Dari hasil temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan, perbedaan angka golput antara pilpres dan pileg dari hasil hitung cepatnya adalah hasil golput pilpres ditaksir mencapai 19,27 persen dan pileg 30,05 persen.

Perbedaan yang cukup signifikan itu terjadi karena masyarakat lebih fokus pada pemilihan capres. Jadi tidak semua yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencoblos surat suara pileg.

Oleh karena itu, Founder Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, yakni Denny Januar Ali alias Denny JA menyarankan agar pada pemilu 2024 nanti tidak kembali melakukan pemilu serentak antara pileg dan pilpres.

Sebab penggabungan pileg dan pilpres seperti eksperimen`kawin campur` dan ini cuma menjadikan anak tiri bagi caleg.

“Karena masyarakat fokusnya bukan ke caleg, namun lebih ke tokoh pilpres,” ujar Denny di kantornya, Jl Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, momen pilpres yang begitu ramai diperbincangkan menutup pengetahuan masyarakat akan caleg di daerah masing-masing.

Mereka lebih milih pilpres yang pilihannya lebih jelas, hanya dua pasangan. Sedangkan kalau pileg beragam, ada konteks DPD, DPR RI, DPR kab/kota. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.