‘Dibuang’ Barcelona, Paco Alcacer Penentu Kemenangan Borussia Dortmund Lawan Bayern Muenchen

Obsessionnews.com – Klub sepak bola raksasa Spanyol, Barcelona, berisikan segudang pemain hebat. Paco Alcacer dinilai tak mampu bersaing di Barcelona. Oleh karena itu manajemen Barcelona menjualnya ke klub Jerman, Borussia Dortmund. Di Borussia Dortmund Paco Alcacer menujukkan penampilan yang cukup apik. Pemain “buangan” Barcelona ini menjadi penentu kemenangan Borussia Dortmund saat menjamu raksasa Jerman Bayern Muenchen dalam lanjutan pekan ke-11 Bundesliga 1, kasta teratas Liga Jerman, di Stadion Signal Iduna Park Sabtu (10/11/2018). Borussia Dortmund menang 3-2. Baca juga: Sempat Tertinggal, Borussia Dortmund Kalahkan Bayern MuenchenBorussia Dortmund Tahan Real Madrid, Zidane KesalBorussia Dortmund Bantai Manchester UnitedBorussia Dortmund Bertemu Liverpool, Bilbao Lawan SevillaBorussia Dortmund Hantam Tottenham Hotspur Bayern Muenchen unggul 2-0 terlebih dahulu melalui Robert Lewandowski pada menit ke-26 dan ke-52. Meski tertinggal 0-2 Borussia Dortmund pantang menyerah. Borussia Dortmund kemudian mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui gol yang dicetak Marco Reus (49'-penalti, 67'). Tuan rumah akhirnya berhasil membalikkan keadaan pada menit ke-72. Paco Alcacer yang masuk pada babak kedua sukses menjawab kepercayaan pelatih Lucien Favre. Menerima umpan terobosan dari Axel Witsel, Paco Alcacer dengan dingin menaklukkan Manuel Neuer untuk membawa Dortmund unggul 3-2. Skor itu bertahan hingga pertandingan berakhir. https://www.youtube.com/watch?v=L2Cveo7A7g0 Berkat kemenangan tersebut Borussia Dortmund kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 27 poin dari 11 laga. Mereka meninggalkan Borussia Moenchengladbach (23 poin) dan Bayern Muenchen (20 poin). Berita laga Borussia Dortmund vs Bayern Muenchen itu menjadi trending topic di mesin pencari Google. Pantauan obsessionnews.com di Google Trends wilayah Indonesia pada Minggu (11/11) pukul 11.08 WIB berita tersebut menduduki trending topic nomor wahid, dan ditelusuri lebih dari 10.000 kali. (arh)





























