Rabu, 3 Juni 20

Covid-19 Bisa Menyerang Jantung, Hati dan Ginjal

Covid-19 Bisa Menyerang Jantung, Hati dan Ginjal
* Ginjal manusia

Organisasi kesehatan Dunia (WHO) mengaku banyak menerima laporan soal kasus-kasus pasien covid-19 yang memerlukan waktu sembuh sangat lama dari biasanya, dan bahkan terdapat beberapa kasus pasien sembuh bisa terjangkit lagi.

WHO mengaku belum ada jawabannya, sampai saat ini para ilmuwan di dunia masih mempelejari lebih lanjut dampak corona ke tubuh manusia. Lembaga ini hanya memastikan bahwa mereka terus bekerjasama dengan pemerintah negara-negara anggota dan rumah sakit di dunia untuk mengumpulkan data dan menganalisa covid-19 lebih lanjut.

“Memang, ada beberapa laporan pasien sembuh bisa kambuh dan sakit lagi,” kata Direktur Eksekutif WHO untuk Program Kegawatdaruratan Mike Ryan, Senin (11/5/2020).

“Masih dipelajari terus apakah pasien teresebut terinfeksi lagi atau hanya dampak parah dari kondisi yang telah mereka hadapi sebelumnya,” lanjutnya.

Para dokter telah menemukan bahwa penyakit ini tak hanya menyerang sistem pernafasan, namun juga diidentifisikan berdampak ke sistem pencernaan dan masalah neurogical. Ada yang melaporkan serangan stroke dan jantung juga dialami oleh beberapa pasien akibat corona.

Menurut Ryan, ada juga laporan yang menyebut virus ini menyerang hati dan ginjal, serta organ tubuh penting pasien lainnya. “Pasien yang sudah sembuh juga banyak ditulis mengalami lemas berkepanjangan.”

Teka teki lain yang coba dipecahkan WHO dan para ilmuwan adalah adanya kasus pemulihan pasien corona yang memakan waktu jauh lebih lama. Sebelumnya, pasien corona biasanya habiskan waktu selama kurang lebih dua pekan untuk sembuh, namun ini jauh lebih lama.

Secara rinci, WHO mencatat sampai saat ini 40% pasien corona alami gejala ringan dan bisa sembuh seperti biasa. 40% lainnya memiliki gejala sedang, termasuk pneumonia tapi tidak perlu sampai dirawat atau ke rumah sakit, sebanyak 15% alami kasus parah dan 5% kasus kritis. (*/CNBC)

Ginjal manusia

 

Ginjal manusia

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.