Sabtu, 18 September 21

Buwas Usul Bandar Narkoba Makan Barang Buktinya Sendiri

Buwas Usul Bandar Narkoba Makan Barang Buktinya Sendiri

Jakarta, Obsessionnews – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengusulkan ide yang luar biasa terkait pemberian hukuman bagi para pengeder narkoba. Buwas meminta agar pengedar memakan narkobanya sendiri yang mereka jual.

Menurutnya, hukuman itu diyakini bisa membikin efek jera, dan peringatan kepada masyarakat agar tidak mencoba-coba membeli, menyimpan, atau menjual barang haram tersebut. Sebab dengan begitu pengedar menjadi bisa merasakan bahaya yang ditimbulkan dari narkoba.

“Coba, kalau menurut dia (pengedar) narkoba tidak bahaya, masukkan saja ke tubuh dia. Kemarin kita temukan 1.000 butir (sabu) oleh 4 orang. Makan saja dibagi 4. Nanti mereka overdosis, mati sendiri,” ujar Buwas di Kantor BNN, Jumat (6/11/2015).

Menurutnya, dengan memakan sendiri narkoba yang ia dagangkan, maka tidak perlu mereka dimasukan kedalam penjara. Sebab, tidak akan lama-lama orang tersebut akan mati dengan sendirinya. ‎ Ide ini lain dari pada yang lain. “Penjara tidak penuh, hakim dan jaksa juga tidak terbebani. Ini ide gilanya,” imbuhnya.

Mantan Kepala Bareskrim mengatakan, pihaknya memang sengaja membuat ide gila untuk hukuman bagi kejahatan narkoba. Lantaran ia melihat, hukum di Indonesia masih lemah, dan tidak pernah memberikan efek jera bagi para pelakunya. Buktinya kata dia pengguna narkoba setiap tahun terus meningkat.

“Dalam satu kurun waktu yang sama bertambah 1 juta,” ujarnya.

Buwas mengaku serius mengusulkan ide gilanya tersebut. Menurutnya, usulan tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Hukum dan HAM. Ia berharap pemerintah menyetujui usulanya, dan segera dibuatkan aturan yang baru. Buwas menegaskan, setiap pelaku harus siap menerima hukuman seberat apapun.

“Semua harus serius. Masak ancaman negara, kita pakai main-main. Serius semua. Mafia ini melakukan pembunuhan massal,” katanya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.