Senin, 8 Agustus 22

BRI Ukir Kinerja Positif

BRI Ukir Kinerja Positif
* Kantor Pusat Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Jakarta. (Foto: bri.co.id)

 

Obsessionnews.com – Salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, secara konsisten mencatatkan pertumbuhan bisnis cemerlang. Kinerja positif yang diukir BRI tidak lepas dari kepemimpinan Menteri BUMN RI Erick Thohir yang lebih fokus serta tuntas dalam menyelesaikan permasalahan dan menghadapai tantangan.

 

Baca juga:

Di Masa Pandemi Covid-19, Bank BRI Salurkan Berbagai Bantuan untuk UMKM

Gandeng Taspen, Bank BRI Hadirkan Kios Warga untuk ASN

Lindungi Pedagang Pasar dari Covid-19, Bank BRI Salurkan Bantuan Masker Gratis

 

 

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, kepemimpinan di Kementerian BUMN yang lebih fokus dan tuntas itu berperan penting pada pencapaian positif perseroan.

“Ini saya kira tidak lepas dari kepemimpinan di Kementerian BUMN yang sekarang lebih fokus dan tuntas. Fokus untuk menumbuhkembangkan bisnis. Dan fokus untuk mengurai masalah satu per satu. Dan kemudian diikuti dengan action plan yang targetnya terselesaikan dengan tuntas. Sampai ke struktur dasar persoalan itu diurai,” tutur Sunarso, dikutip dari situs bri.co.id, Selasa (5/7/2022).

Pada tahun lalu BRI membukukan laba bersih sebesar Rp32,22 triliun atau setara 25,5% dari total laba seluruh perusahaan BUMN yang sebesar Rp126 triliun. BRI pun berhasil melanjutkan kinerja positif tersebut pada tahun ini, sebagaimana tampak dari capaian laba bersih Rp12,2 triliun per kuartal I-2022 atau pada 3 bulan pertama tahun ini.

Bersamaan dengan itu kiprah BRI di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin menonjol. Hal ini tampak dari komposisi kredit UMKM yang terus tumbuh dari 82,6% kuartal I-2022 menjadi 83,95% pada kuartal I-2022. Sunarso menyebut komposisi kredit UMKM diproyeksikan bisa menyentuh 85% pada 2025. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.