Jumat, 1 Juli 22

Bersaing di Industri Pelabuhan, IPC Jadikan Inovasi Sebagai Budaya

Bersaing di Industri Pelabuhan, IPC Jadikan Inovasi Sebagai Budaya
* Direktur Utama IPC Arif Suhartono. (Foto: IPC)

Jakarta, Obsessionnews.com PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) menggelar ajang adu ide dan kreativitas lewat kompetisi INNOCEN (Innovation Excellence) 2020.

Sebagai operator pelabuhan terbesar di Indonesia, IPC berupaya menjadikan inovasi sebagai budaya sehingga dapat bersaing dengan pelaku industri pelabuhan di berbagai negara dan mewujudkan Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Direktur Utama IPC Arif Suhartono mengungkapkan, ajang kompetisi ini adalah upaya IPC mengoptimalkan potensi karyawan agar bisa menjadi aktor utama perubahan positif baik bagi perusahaan maupun industri kepelabuhanan di Indonesia.

“Ini sejalan dengan semangat salah satu dari lima prioritas Presiden Jokowi periode 2019-2024 yaitu pengembangan SDM menuju era teknologi dan informasi,” ujar Arif dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/11/2020).

INNOCEN 2020 adalah program inovasi untuk mengidentifikasi dan menetaskan ide-ide inovatif grup IPC yang berfokus pada identifikasi masalah, solusi, serta pembuatan prototype untuk diterapkan di masa mendatang. Ajang kompetisi INNOCEN telah berjalan sejak tahun 2019.

Tahun ini, INNOCEN mengangkat tema Accelerating Flow of Goods, Flow of Document dan dibagi dalam dua kategori, inovasi digital dan inovasi non digital. INNOCEN diikuti oleh karyawan IPC Group di 12 cabang pelabuhan dan 17 anak perusahaan untuk menciptakan inovasi yang dapat memberi manfaat dan nilai tambah bagi perusahaan.

Terdapat empat tahap yang harus dilalui oleh peserta, yakni tahap bootcamp, desain inovasi, menyusun prototype, dan presentasi. Sebanyak 108 ide inovasi telah terkumpul untuk memperebutkan hadiah total puluhan juta rupiah. Saat ini sedang berlangsung tahapan bootcamp secara online dan selanjutnya seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung selama satu bulan ke depan.

“Tujuan dari penyelenggaraan kompetisi ini adalah membangun kesadaran generasi muda IPC untuk mewaspadai pasar dan mengetahui potensi teknologi baru khususnya di bidang kepelabuhanan, memiliki kemampuan responsif terhadap tren masa depan dan bersikap terbuka dengan berbagai perubahan,” tutur Arif.

Dia meyakini inovasi-inovasi baru akan terus bermunculan, mengingat generasi muda ini sangat kreatif, kompetitif dan berorientasi pada masa depan. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.