Jumat, 7 Oktober 22

BCA Mengembangkan Potensi Desa Wisata Wukirsari

BCA Mengembangkan Potensi Desa Wisata Wukirsari
* Komisaris Independen BCA Cyrillus Harinowo (kedua kiri) meresmikan Desa Wukirsari sebagai salah satu desa wisata binaan BCA , Sabtu (19/3/2016).

Yogyakarta, Obsessionnews – Pariwisata  merupakan salah  satu program unggulan pemerintah Indonesia. Salah satu sektor pariwisata yang dewasa ini gencar dipromosikan adalah desa wisata. Desa  wisata  berupa  kawasan  pedesaan  yang memiliki beberapa  karakteristik  khusus yang layak  untuk  menjadi  daerah tujuan wisata. Di kawasan ini penduduknya  masih memiliki tradisi dan budaya yang relatif masih  asli. Selain itu, beberapa  faktor  pendukung  seperti makanan khas, sistem  pertanian,  dan  sistem  sosial  turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata.

Pembangunan desa wisata mempunyai manfaat di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, iptek, sosial budaya, dan lingkungan. Di bidang ekonomi desa wisata dapat  meningkatkan perekonomian  nasional, regional, dan masyarakat  lokal. Desa wisata memacu tumbuhnya ekonomi kreatif, di mana warga  membuat  suvenir dan aneka kerajinan tangan yang memiliki nilai jual tinggi. Selain itu, di desa wisata banyak  bermunculan  warung  makan, warung  sembako, dan  lain sebagainya. Ya, desa wisata membuat kesejahteraan warga setempat meningkat.

Di  bidang  sosial  desa wisata membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Tak sedikit pemuda  yang menjadi pemandu wisata dan memperoleh penghasilan yang lumayan besar.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menaruh perhatian besar terhadap keberlangsungan pariwisata yang berkualitas di Indonesia. Kali ini BCA melalui program  Bakti BCA meresmikan  Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah  Istimewa Yogyakarta (DIY), sebagai salah satu  desa wisata binaan BCA, Sabtu (19/3/2016). Peresmian ini dilakukan oleh Komisaris Independen BCA Cyrillus  Harinowo, Sekretaris Perusahaan BCA Inge Setiawati,  Camat Imogiri Sigit Subroto, Pjs. Lurah Wukirsari R. Eko Wiyanto, dan disaksikan oleh Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.

“BCA secara aktif melakukan pendampingan kepada beberapa komunitas untuk dapat lebih mengembangkan potensi daerah. Diharapkan melalui upaya tersebut dapat membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Salah satu komunitas yang telah aktif didampingi oleh BCA adalah para pengurus Desa Wukirsari,” ujar Cyrillus.

Desa Wukirsari populer sebagai salah satu destinasi wisata wayang di Yogyakarta. Masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri seperti Swis, Perancis, Belanda dan Jepang pernah belajar kesenian wayang di desa ini. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan antara lain membuat wayang, memainkan gamelan, menyaksikan pertunjukan wayang, serta tinggal di rumah para perajin wayang. Seiring dengan pesatnya industri pariwisata di Indonesia, khususnya Yogyakarta, maka Desa Wukirsari pun harus melakukan pengembangan agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pasar pariwisata. Melalui program pelatihan ini, BCA ingin mengoptimalisasikan fungsi Desa Wukirsari sebagai desa wisata wayang dengan menjadikannya sebagai salah satu desa wisata binaan BCA.

UNESCO telah menetapkan wayang sebagai warisan budaya dunia pada tanggal 7 November 2003. Wayang menjadi suatu karya dan budaya yang mengagumkan dengan cerita narasi, warisan yang indah dan berharga, serta mencerminkan sikap solidaritas, sifat rohani, dan bersahabat dengan alam. Hingga saat ini, wayang terus berkembang dan setia pada misi yang diemban, yakni sebagai sarana hiburan dan sarana penerangan, pendidikan, bahkan sarana komunikasi.

“BCA terus memikirkan upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk melestarikan budaya dan seni pertunjukan wayang. Salah satu upaya yang BCA lakukan untuk memastikan budaya ini tetap hidup dan berkembang di masyarakat Indonesia adalah dengan membina desa wisata wayang, yaitu Desa Wukirsari,” kata Cyrillus.

BCA juga mengadakan berbagai kegiatan seperti perlombaan, pertunjukan wayang dan pengobatan gratis untuk warga Desa Wukirsari. Pada hari sebelumnya, Jumat (18/3), BCA mengadakan pengobatan gratis bagi warga Desa Wisata Pentingsari.

“BCA menyadari bahwa pemerataan pelayanan kesehatan dapat mendukung aktivitas masyarakat di Desa Wukirsari. Tubuh yang sehat merupakan aset untuk dapat beraktivitas dan mengembangkan potensi diri sehingga masyarakat dapat mengelola pariwisata Desa Wukirsari supaya dapat terus berkembang dan mengundang wisatawan dari penjuru negeri,” ujar Cyrillus.

Dengan peresmian Desa Wukirsari sebagai desa wisata binaan BCA, diharapkan kehadiran BCA tidak saja dirasakan melalui pelayanan transaksi perbankan sesuai kebutuhan nasabah, tetapi juga senantiasa hadir dalam menjawab berbagai kebutuhan lainnya, seperti pengembangan di sektor pariwisata. Kegiatan penyerahan donasi dari BCA merupakan wujud perpanjangan tangan dari nasabah BCA yang telah mempercayakan BCA sebagai bank pemberi pelayanan perbankan untuk berbagai kebutuhan. (arh) @arif_rhakim

Baca juga:

Inovasi BCA Untuk Kemudahan Transaksi Nasabah

BCA Dukung Inovasi Bidang Financial Technology

Presdir BCA Jahja Setiaatmadja Dianugerahi

Lifetime Achievement Award 2016

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.