Minggu, 24 Maret 19

Barca Menang Besar Atas Lyon

Barca Menang Besar Atas Lyon
* Barcelona menang besar atas Olympique Lyon, dengan skor telak 5-1 di Camp Nou, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/3/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Barcelona menang besar atas Olympique Lyon, dengan skor telak 5-1 di Camp Nou, pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/3/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Blaugrana dengan perkasa melumat habis sekaligus menyingkirkan Lyon dari Liga Champions.

Barca menggelontorkan lima gol melalui dua gol Lionel Messi dan masing-masing satu dari Philippe Coutinho, Gerard Pique, dan Ousmane Dembele. Lyon hanya sanggup membalas sekali lewat aksi Lucas Toussart.

Hasil ini otomatis meloloskan Barca ke babak perempat-final lewat keunggulan agregat 5-1, usai bermain imbang 0-0 di Prancis pada leg pertama.

Sebenarnya setelah unggul 2-1, Barca memang sempat dibuat ketar-ketir oleh Lyon. Namun Azulgrana sukses lepas dari tekanan, dengan gelontorkan tiga gol sekaligus di 12 menit akhir laga.

Alih-alih mendapat perlawanan kompetitif layaknya leg pertama, Barca justru amat superior sepanjang jalannya laga dengan 55 persen penguasaan bola dan lepaskan 19 tembakan ke gawang.

Keunggulan pun diraih cepat ketika laga memasuki menit ke-17, melalui eksekusi penalti Lionel Messi yang sempurna. Hukuman diberikan untuk Lyon, akibat pelanggaran keras Jason Denayer terhadap Luis Suarez di kotak terlarang.

Suarez kembali berperan saat Barca gandakan keunggulan jadi 2-0, pada menit ke-31. Sodoran manisnya di depan gawang Lyon, mudah saja diteruskan Philippe Coutinho menjadi gol.

Harapan sempat hadir buat Lyon, ketika sukses perkecil ketertinggalan jadi 2-1 di menit ke-58. Lucas Toussart jadi pencetak gol-nya, memaksimalkan kemelut di kotak penalti Barca.

Namun segalanya praktis berakhir, tatkala Lionel Messi kembali menjauhkan keunggulan Barca jadi 3-1 pada menit 78. Aksi individu sempurna diperlihatkan Messiah, dengan menipu dua bek Lyon hanya lewat satu gerakan sebelum mencetak gol.

Dua gol lainnya dilesatkan lewat sontekan Gerard Pique di menit 81 dan Ousmane Dembele lima menit berselang, semuanya melalui serangan balik cepat. Barca pun menang dan lolos lewat skor sekaligus agregat 5-1.

Gerald Pique

Pique mengungkap ambisinya untuk mengubah posisinya, karena selalu haus akan gol. Partai tersebut juga berarti cukup spesial buat bek senior Barca tersebut. Satu gol yang dicetaknya, membuat pemain 32 tahun itu masuk jajaran tiga besar bek tersubur Liga Champions lewat koleksi 13 gol.

Menanggapi pencapaiannya, Pique lantas berselohor bahwa dirinya berniat mengubah posisinya yang kini sebagai bek tengah menjadi penyerang utama.
“Ketika saya melihat Luis Suarez kelelahan, saya pasti meminta pelatih untuk membiarkan saya maju ke depan,” buka Pique, seperti dikutip Marca.

“Saya juga berharap pelatih mau terus menempatkan saya di sana [sebagai penyerang]. Saya bisa mencium peluang yang datang dan bagaimana cara mengambil keuntungan dari lawan, untuk mencetak gol.

“Saya selalu suka membantu lini depan,” pungkas bek pengoleksi 45 gol untuk Barca tersebut. (Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.