Minggu, 24 Maret 19

Seluruh Pesawat Boeing 737 Max Dilarang Terbang!

Seluruh Pesawat Boeing 737 Max Dilarang Terbang!
* Boeing melarang terbang seluruh armada pesawat 737 Max setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines.

Boeing melarang terbang seluruh armada pesawat 737 Max setelah penyelidik menemukan bukti baru di lokasi jatuhnya Ethiopian Airlines. Produsen pesawat AS ini menyebut akan menangguhkan semua 371 pesawat Boeing 737 Max yang dimiliki. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pun menginstruksikan dihentikannya penerbangan pesawat Boeing 737 MAX 8 di AS.

Sebelumnya Mexico, Ethiopia, Malaysia, Singapura, Cina, Australia, Inggris, Brazil, Oman, Jerman, Irak dan Ukraina juga dilaporkan menghentikan penerbangan pesawat jenis ini. Penangguhan pesawat dari perusahaan Boeing di sejumlah negara, membuat nilai saham perusahaan Boeing minggu ini anjlok 11 % di pasar bursa AS.

Seperti dilansir bbc.com, Kamis (14/3/2019), otoritas penerbangan sipil AS, Federal Aviation Administration (FAA) mengatakan keputusan larangan terbang sementara pesawat-pesawat itu dibuat berdasar bukti baru serta data satelit. FAA sebelumnya berkukuh tidak memberlakukan larangaan terbang yang dilakukan oleh beberapa negara lain.

Pesawat Boeing 737 MAX 8 makapai Ethiopia pada Minggu (10/3), yang terbang dari Addis Ababa menuju Nairobi, Kenya mengalami kecelakaan setelah take off dan seluruh penumpangnya 157 orang tewas.

Ini adalah kecelakaan fatal kedua yang dialami Boeing 737 Max 8 dalam lima bulan terakhir, setelah kecelakaan fatal Lion Air di Indonesia pada Oktober silam yang menewaskan 189 orang pada Oktober 2018.

Hasil temuan FAA?
FAA memiliki tim yang menyelidiki bencana di lokasi kecelakaan Ethiopian Airlines, bekerja sama dengan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional.

Dan Elwell, pejabat di FAA mengatakan pada hari Rabu (13/03): “Menjadi jelas bagi semua pihak bahwa pola [penerbangan] Ethiopian Airlines sangat dekat dan berperilaku sangat mirip dengan penerbangan Lion Air.”

Dia menambahkan, “bukti yang kami temukan di darat membuat [kami beranggapan] pola penerbangannya sangat mirip dengan Lion Air.”

Presiden Donald Trump pada awalnya mengumumkan bahwa FAA akan membuat perintah darurat setelah “informasi baru dan bukti fisik yang kami terima dari lokasi kecelakaan dan lokasi lain dan dari berbagai macam keluhan”.

AS adalah negara terbaru yang menangguhkan Boeing 737 Max agar tidak terbang setelah negara-negara lain, termasuk Inggris, Uni Eropa, India, Cina dan Australia.

Hingga kini, posisi FAA adalah bahwa temuan itu menunjukkan “tidak ada masalah kinerja sistemik” dan tidak ada alasan untuk mendaratkan pesawat.

Sebelumnya pada hari Rabu, Kanada melarang terbang pesawat itu setelah menteri transportasi Marc Garneau mengatakan dia telah menerima bukti baru tentang kecelakaan tersebut.

Dia mengatakan bahwa data satelit menunjukkan kemungkinan kesamaan antara pola penerbangan pesawat Boeing 737 Max yang beroperasi di Kanada dan pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh. (BBC/Red)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.