Selasa, 21 September 21

Bahaya, Tokoh Politik Jual Nama Jokowi ke Freeport

Bahaya, Tokoh Politik Jual Nama Jokowi ke Freeport
* Margarito Kamis

Jakarta, Obsessionnews – Pakar Hukum Tata Negara UI, Margarito Kamis, menilai pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebut ada tokoh politik yang mencatut/menjual nama Presiden Jokowi ke Freeport, adalah menunjukkan bahwa Presiden selama ini bisa diatur-atur.

Hal ini, menurut Margarito, tidak bisa dibiarkan dan Presiden harus tegas mengambil kebijakan yang pro terhadap kemaslahatan masyarakat Indonesia. “Ini bisa dikatakan bahwa pemerintah itu ada tangan-tangan tak terlihat yang mengatur sehingga menjadi pemerintah ‘bayangan’ saja. Ini sangat berbahaya,” tuturnya, Kamis (12/11/2015).

Dari sekian banyak masalah yang dihadapi bangsa ini terutama mengenai isu-isu yang strategis, Magarito juga meminta agar Presiden Jokowi bertindak cepat. “Presiden Jokowi jangan diam, segera selesaikan persoalan-persoalan ini,” pinta pengamat UI yang pada Pilpres 2014 lalu lebih cenderung ‘memilih’ Prabowo sebagai Presiden ini.

Margarito pun menyoroti sekian banyak masalah yang kini tengah menguat dan menjadi konsumsi publik. Misalnya,  berkaitan dengan perombakan kabinet atau reshuffle jilid II. Namun, ia berharap agar jangan sampai reshuffle hanya dijadikan alat bagi parpol untuk merebut kekuasaan.

Menurutnya, memang ada dua kementerian yang kerap disorot oleh publik untuk direshuffle, yakni Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM. Pasalnya, kata dia, kedua pos kementerian ini banyak menjadi rebutan partai politik, karena memiliki postur anggaran yang jauh lebih besar dibanding yang lain. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.