Jumat, 7 Oktober 22

Breaking News
  • No items

ASN Kemenag Harus Moderat dalam Beragama

ASN Kemenag Harus Moderat dalam Beragama
* Pembukaan Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) di Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/8/2022), Minggu (7/8/2022). (Foto: Humas Kemenag)

Obsessionnews.com – Aparat Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh dalam praktik moderasi beragama. Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) sebagai unit  yang memiliki tugas pengawasan, harus mengawal dan memastikan ASN Kemenag moderat dalam beragama.

 

Baca juga:

ASN Kemenag Diminta Bijak Saat Bermedsos

Nizar Ali Ajak ASN Kemenag Sukseskan WTP 2022

Kemenag Luncurkan Buku ‘Moderasi Beragama Perspektif Bimas Islam’ di ICROM 2022

Kemenag Optimis ICROM 2022 Bakal Jadi Diskusi Terbesar tentang Moderasi Beragama

 

 

 

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Nizar ketika membuka Orientasi Pelopor Penguatan Moderasi Beragama Tahap II Inspektorat Jenderal di Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/8/2022).

“Kita ketahui bersama bahwa penguatan moderasi beragama adalah salah satu program prioritas Kemenag dan masuk dalam RPJMN Pemerintah Pusat, sehingga Itjen harus mengawal suksesnya program ini dan semua ASN menjadi moderat,” ujar Nizar.

Orientasi ini digelar selama empat hari, yakni pada 7 – 10 Agustus 2022. Sebelumnya, pada April 2022, Itjen Kemenag juga telah mengadakan acara serupa di lokasi yang sama.

Dikutip dari situs resmi Kemenag, Senin (8/8), dalam kesempatan tersebut Nizar menyampaikan terdapat empat indikator utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, anti kekerasan, toleransi, dan menghargai kearifan lokal (local wisdom). Sementara itu ada lima langkah yang telah dan akan dilakukan Kemenag untuk menguatkan praktik moderasi beragama.

Lima langkah tersebut adalah : (1) Penguatan cara pandang, sikap, dan praktik beragama jalan tengah. (2) Penguatan harmonisasi dan kerukunan umat beragama. (3) Penyelarasan relasi agama dan budaya. (4) Peningkatan kualitas pelayanan kehidupan beragama. (5) Pengembangan ekonomi dan sumber daya keagamaan.

“Program penguatan moderasi beragama menjadi gerakan kolektif hasil dari pantulan inisiatif Kementerian yang memiliki tagline “Ikhlas Beramal” ini. Seluruh lapisan masyarakat, terutama di lembaga-lembaga yang secara vertikal berada di bawah Kementerian Agama menggalakkan penguatan moderasi beragama dalam setiap program dan kegiatan, mari kita sukseskan bersama,” tutur Nizar.

Sementara itu Sekretaris Itjen Kemenag Mohamad Ali Irfan mengatakan, kegiatan orientasi pelopor ini bertujuan membentuk role model moderasi beragama. Melalui kegiatan ini pula diharapkan dapat terbentuk ASN yang mempunyai cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang moderat dan menaati konstitusi.

Acara ini dihadiri oleh terdiri 91 orang Auditor dari berbagai jenjang mulai Pertama hingga Madya, 2 orang Kasubbag pada Subbagian Tata Usaha Inspektorat Wilayah, dan 11 orang JF dan Pelaksana pada Sekretariat Inspektorat Jenderal Kementerian Agama. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.