Animo Masyarakat Sekolahkan Anak-anaknya di MTsN 1 Pati Sangat Tinggi

Animo Masyarakat Sekolahkan Anak-anaknya di MTsN 1 Pati Sangat Tinggi

Pati, obsessionnews.com -  Salah satu sekolah yang menerima bantuan pembangunan dengan skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada tahun anggaran 2019 adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Anggaran sebesar Rp3,7 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung asrama siswa dengan luas 344 m².

Anggaran yang ada juga digunakan untuk pengadaan fasilitas pendukung berupa meubelair. Keberadaan gedung asrama ini memberikan dampak positif bagi keberlangsungan proses pendidikan di MTsN 1 Pati.

"Kami sangat bersyukur, berkat bantuan SBSN berupa asrama siswa ini membawa dampak yang luar biasa," ujar Kepala MTsN 1 Pati Ali  Musyafak seperti dikutip obsessionnews.com dari situs Kementerian Agama, Minggu (3/1/2021).

Syafak menjelaskan, dampak yang dirasakan dari berdirinya asrama siswa yang pertama adalah animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di MTsN 1 Pati sangat tinggi. Bahkan, animo ini tidak hanya pada masyarakat lokal saja, tetapi sampai lintas pulau. Tercatat, siswa MTsN 1 Pati ada yang berasal dari Jambi, DKI Jakarta, Jawa Barat, bahkan Papua.

Halaman selanjutnya

"Hal ini karena penanaman nilai-nilai karakter yang ada di asrama sangat baik, selain itu juga belajarnya menjadi maksimal. Inilah yang menjadi pertimbangan para orangtua," tuturnya.

Di tahun 2018/2019, lanjutnya, jumlah siswa yang mendaftar sekitar 400 orang, pada tahun 2019/2020 meningkat menjadi 500 orang, dan tahun 2020/2021 sebanyak 651 orang.

Meningkatnya jumlah pendaftar  berpengaruh juga pada kualitas sumber daya manusia (SDM) siswa. Sebab, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) berlangsung lebih kompetitif. Hal ini juga berdampak pada peningkatan capaian prestasi.

Halaman selanjutnya

Syafak menyebutkan, tahun 2018 madrasah belum memiliki prestasi di tingkat nasional. Selang setahun, ada 9 prestasi tingkat nasional yang diraih. Tahun ini, meski pandemi, prestasi nasional melambung, mencapai 58 prestasi.

"Bahkan baru-baru ini salah satu anak kami berhasil menyabet medali perak di tingkat Internasional. Penyumbang prestasi terbanyak datangnya dari siswa yang tinggal di asrama," jelasnya.

Tak hanya siswa saja, para guru pun menunjukkan kompetensinya di kancah Nasional. MTsN 1 Pati bahkan dijuluki sebagai 'prestator pejuang madrasah' dari KKM MTs nasional.

Halaman selanjutnya

Syafak mengungkapkan, lulusan MTsN 1 Pati yang tinggal di asrama juga banyak diterima di sekolah/madrasah favorit. Tahun 2020, sebanyak tujuh siswa berhasil masuk di MAN IC yang ada di seluruh Indonesia (Serpong, Pekalongan, Jambi dan Aceh Barat).

"Dengan SBSN kami berani membuat tagline MTsN 1 Pati berkarakter unggul mendunia. Dan berkat bantuan SBSN MTsN 1 Pati menjadi pilihan utama masyarakat Pati dan Jawa Tengah pada umumnya, tidak lagi menjadi pilihan kedua setelah sekolah," tandasnya. (arh)