Selasa, 28 Januari 20

Anggaran THR PNS Tahun Ini Capai Rp20 Triliun

Anggaran THR PNS Tahun Ini Capai Rp20 Triliun
* Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Dokumentasi Kemenkeu)

Jakarta, Obsessionnews.com – Lebaran tahun ini pemerintah akan mengeluakan dana cukup besar untuk THR PNS. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan anggaran THR PNS sudah disiapkan dengan jumlah Rp20 triliun. THR akan dikirim pada 24 Mei 2019.

 

Baca juga:

Tidak Ada Nuansa Politis Pemberian THR

Gaji ke-13 dan THR akan Dilanjutkan, Jokowi Tepis sebagai Isu Kampanye

 

Sri menyebut, anggaran THR tahun ini mengalami kenaikan dibanding tahun lalu untuk mengimbangi kebijakan kenaikan gaji ASN sebesar lima persen.

“Untuk anggarannya, total Rp20 triliun untuk THR. Jadi, THR tanggal 24 (Mei) insya Allah sudah bisa akan kita laksanakan, sesuai dengan proses yang sekarang ini sudah berjalan,” katanya di Gedung Kemenkeu, Rabu (8/5/2019).

Selain itu, Sri memastikan, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi dasar hukum proses pencairan gaji tersebut segera dirampungkan. Sebab PP itu baru ditandatangani Presiden Joko Widodo usai rapat terbatas pada awal Mei 2019.

“PP sudah ditandatangani Presiden, PMK kita selesaikan hari ini, sesudah itu seluruh kementerian lembaga dan daerah sudah bisa mulai melakukan proses untuk mengajukan,” ungkap dia.

Sebagai informasi, anggaran THR 2018 berjumlah Rp17,88 triliun yang terdiri dari gaji Rp5,24 triliun, tunjangan kinerja Rp5,79 triliun dan pensiun Rp6,85 triliun. Sementara itu, untuk besaran anggaran di 2019, dikatakan Sri, mencakup anggaran yang dibagikan untuk Gaji ke-13, sehingga tidak hanya THR.

“THR dan Gaji ke-13. Gaji ke-13, baru kita bayarkan pertengahan tahun, untuk membantu biaya sekolah untuk ASN,” ucap dia.

Naiknya besaran THR ASN tersebut, sebelumnya ditegaskan oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Marwanto. Kata dia, naiknya anggaran tahun ini untuk mengimbangi besaran kebijakan kenaikan gaji ASN yang berlaku sejak Januari 2019.

“Iya, berarti kan itu sudah termasuk kenaikan gaji ini. Kalau gaji yang di bayar di bulan Juni, itu artinya gaji itu sudah termasuk kenaikan gaji pokok yang lima persen kemarin,” tegas dia. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.