Rabu, 1 Desember 21

AMPJ Dukung Kebijakan Menteri Susi yang Ditolak ‘Oknum’

AMPJ Dukung Kebijakan Menteri Susi yang Ditolak ‘Oknum’

Bandung,  Obsessionnews.com – Pro kontra implementasi Peratuiran Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 1 dan 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik, yang diluncurkan Menteri Susi Pudjiastuti rupanya masih gaduh dalam implementasinya di lapangan.

Menyikapi hal ini “Aliansi Masyarakat Perikanan Jawa Barat – AMPJ” yang terdiri atas para pegiat Puskoneli (Pusat Koperasi Nelayan Indonesia – DPD Jabar), HNSI DPD Jabar, Gerakan Hejo, dan Formikan (Forum Masyarakat Ikan) Jabar, Jumat (23/9/2016) Jl. Lodaya Bandung menggelar rakor.

“Saat ini ada institusi baru nelayan yang diprakarsai oknum mantan pejabat KKP. Lucunya, mengatasnamakan nelayan. Padahal mereka ini, justru pada saat menjabat gagal membina nelayan yang seharusnya mereka bina. Lainnya diduga kuat penolakan ini datang dari para pemodal, bukan nelayan sebenarnya”, kata Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo yang aktivitasnya diinisiasi sesepuh Jabar Solihin GP (91) mantan Gubernur Jabar era 1970 – 1974.

Sementara itu Nandang Permana, Ketua DPD HNSI Jabar mengatakan Permen ini sejatinya, nelayan kita ditingkatkan kesejahteraannya.

Kesinambungan sumber daya alam, justru dipikirkan oleh yang berwenang. Selama ini fenomena over fishing, tak ada yang mengawasinya. Permen ini diakui dunia malah.

Justru aneh, kita ini malah menentang dengan membabi buta. Coba kaji, permen ini, malah banyak yang menguntungkan.

Secara terpisah Dadan Syarifudin, Sekertaris Puskoneli DPD Jabar menyayangkan adanya penentangan yang tak masuk diakalnya.

”Bertahun-tahun nasib nelayan, tak diperhatian, sekali diperhatikan sumber dayanya, malah disalah-tafsiran. Inilah akibat banyak yang bermain di lingkungan nelayan mereka itu pemodal, bukan nelayan sebenarnya. Pantauan saya ke lapangan, nelayan justru banyak yang paham akan makna Permen ini, setelah dijelaskan ”, ujarnya yang didampingi peserta rakor lain yakni Moh. Husen dari Formikan, yang popular disebut sebagai Husen Lauk.

Husen Lauk dalam kesempatan ini malah bersiap diri untuk mengimplementasikan Permen ini untuk budidaya ikan di Jawa Barat.

“Bersama Gerakan Hejo siap menjadikan Jabar sebagai lumbung ikan. Potensi Jabar itu sangat besar, selama ini terbengkalai,” tegas Husein.

Kelanjutannya hasil rakor  sesegera mungkin butir-butirnya akan disampaikan ke Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Jakarta yang katanya baru pulang dari kunjungannya ke Amerika Serikat, setelah memperoleh penghargaan Leaders for a Living Planet Award dari WWF International di  Washington DC (16/9/2016 – red).

“Besok disusun butir-butirnya secara rinci  secepatnya dikirim ke Ibu Susi”, tutup Nandang Permana yang didampingi Sekjennya Agus Warsito.

Ia tak bersedia menjelasan siapa penentang Permen ini.”Soal ini Anda sendiri tahulah, jangan pura-puralah”, lanjutnya sambil tersenyum. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.