Jumat, 6 Desember 19

Ahok: Dikira Gampang Jadi Orang Glodok

Ahok: Dikira Gampang Jadi Orang Glodok
* Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: Edwin Budiarso / OMG)

Semarang, Obsessionnews.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masih terus diperbincangkan oleh banyak orang karena disebut-sebut bakal menjadi petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Banyak pihak yang menolak jika Ahok menduduki jabatan di BUMN seperti halnya Rizal Ramli.

 

Baca juga:

Rizal Ramli: Penunjukan Ahok Hanya Akan Menimbulkan Masalah Baru

Ibarat Pemeran Film Ahok Pemain Antagonis

Sebagai Eks Napi, Ahok Bisa Pimpin BUMN

 

Rizal Ramli menganggap Ahok tak layak menjadi petinggi BUMN karena Ahok kelasnya Glodok. Kata Glodok mengarah pada suatu tempat pusat jual beli berbagai macam barang di Ibu Kota Jakarta yang banyak diisi oleh para pedagang China.

Namun Ahok justru berterima kasih karena disebut kelas Glodok karena Glodok tempatnya orang kaya. “Disamain orang Glodok saya kaya dong,” kata Ahok sebelum mengisi Workshop Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di Hotel Grand Arkenso Semarang, Rabu (20/11/2019).

Bukan hanya kelas Glodok, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli juga menilai penunjukan Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina hanya akan menambah masalah. Sebab selain pernah masalah dengan hukum, Ahok juga tidak punya pengalaman.

Menurut Rizal Ramli, Ahok tak punya pengalaman korporasi. Kalaupun Presiden Jokowi ingin keturunan Tionghoa menjadi pejabat BUMN, masih banyak eksekutif dari kalangan Tionghoa yang lebih baik, bukan kelas Glodok.

Menjawab itu, Ahok mengatakan tidak mudah menjalankan usaha di Glodok. Pasalnya, untuk mendapatkan lokasi usaha di sana biaya sewanya cukup mahal. “Dikira gampang jadi orang Glodok, sewa tempatnya mahal. Saya terima kasih,” ujar dia.

Ahok juga menanggapi sejumlah penolakan dirinya menjadi petinggi Pertamina. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menganggap penolakan itu hal yang wajar.

“Hidup ini nggak ada yang bisa setuju seratus persen. Tuhan aja ada yang menentang kok,” tutur Ahok. “Kayaknya hidupku ditolak melulu.” Namun, Ahok menegaskan bersedia jika memang ditunjuk dan diminta menjadi petinggi BUMN tersebut. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.