Rabu, 2 Desember 20

Wamenag Dukung Bukit Peradaban Lamakera Jadi Sains Centre

Wamenag Dukung Bukit Peradaban Lamakera Jadi Sains Centre
* Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi meresmikan pembangunan gedung workshop MAN 2 Flores Timur, NTT di Larantuka, Sabtu (24/10/2020). (Foto: Kemenag)

Flotim, Obsessionnews.com Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi mendukung bukit peradaban Lamakera menjadi sains centre di Kabupaten Flores Timur (Flotim) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal itu diungkapkan Wamenag ketika meresmikan pembangunan gedung workshop MAN 2 Flores Timur (Flotim), NTT, di Larantuka, Sabtu (24/10/2020). Bersamaan itu dilakukan peletakan batu pertama gedung asrama dan jembatan penghubung dari dan ke MAN 2 Flotim. Total anggaran yang sudah disiapkan sekitar Rp 7 miliar.

Wamenag menuturkan, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan tiga hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, SDM yang memadai karena setiap manusia harus dicerdaskan. Kedua, infrastruktur pendidikan. Ketiga, modal sosial. Di dalamnya ada etos kerja menjalin kebersamaan dan kerukunan.

“Kehadiran dan kekompakan para tokoh dan para pemimpin di Lamakera menjadi modal penting dan diharapkan akan membawa keberkahan, kesejahteraan dan kemaslahatan bagi masyarakat,” tutur Zainut.

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kementerian Agama (Kemenag), Minggu (25/10), peresmian ini dihadiri anggota DPR Ali Taher, Ahmad Yohan dan Asyera R.A Wundalero, Karo Pengadaan Barjas Pemprov NTT Siprianus Kelen,  Bupati Flotim Antonius Gege Hajon, Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Rivai, Direktur PSBD Kemensos Hotman, Direktur KSKK Madrasah Ahmad Umar, dan Kakanwil Kemenag Provinsi NTT Sarman Marselinus.

Pembangunan sarana prasarana MAN 2 Flotim ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Bukit Lamakera sebagai sains center yang digagas Ali Taher bersama pemda dan masyarakat Flotim.

Sebelumnya Ali Taher menjelaskan niatnya untuk secara perlahan membangun tanah kelahirannya Flotim, khususnya Lamakera. Dia ingin menjadikan Lamakera sebagai bukit peradaban di Flores Timur dan NTT.  Hal tersebut perlahan terwujud melalui pembangunan MAN 2 Flores Timur di Lamakera.

Selain itu sarana prasarana penunjang juga telah dibangun, berupa gedung workshop yang akan dilanjutkan dengan pembangunan gedung asrama serta jembatan yang memudahkan akses masyarakat menuju madrasah.

Ali berharap bukit peradaban Lamakera di waktu mendatang mempunyai gedung megah Sains Centre yang di dalamya tersimpan kitab atau buku-buku terbaik dunia.

“Tugas tokoh dan para pemimpin itu adalah mengubah air mata kemiskinan menjadi air mata kesuksesan. Ini yang harus terjadi di Lamakera,” tegasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.