Sabtu, 4 Desember 21

Walikota Bandung M. Ridwan Kamil

Walikota Bandung M. Ridwan Kamil
* Ridwan Kamil.

Mochamad Ridwan Kamil berhasil menyulap kota Bandung menjadi lebih tertata dan lebih asri dengan adanya taman-taman tematik yang hadir hampir di seluruh sudut kota Bandung. Dengan inovasi hasil pemikiran ide briliannya, Ia juga banyak melakukan gebrakan untuk kemajuan kota Bandung. Hasil kerja nyata itu pun dapat dirasakan warga dalam sekejap. Sontak, Ridwan Kamil menjadi sosok pemimpin idaman bagi seluruh warga Bandung.


Pertama kali menjabat walikota Bandung sejak 2013 lalu, pria yang akrab disapa Kang Emil ini, sepenuhnya bekerja dengan hati untuk kota kelahirannya itu. Tak heran jika dalam bekerja, Ia pun tak segan terjun langsung tak hanya sekadar memberi penugasan. Seperti misalnya, ia menghimbau warga Bandung untuk naik sepeda dengan memberi contoh naik sepeda setiap harinya dalam perjalanan ke kantor.

Di bawah kepemimpinannya, Bandung kini menjadi kota modern berkelas internasional. Kota yang tertata rapih dengan taman – taman tematik yang dibangunnya sungguh mampu menarik perhatian pengunjung. Misalnya taman musik, taman film, taman foto, taman lansia, dan taman balai kota didesain dengan sangat apik. Yang menarik, Kang Emil bahkan bisa menyulap sebuah kawasan yang tadinya tidak terurus menjadi sebuah taman yang bermanfaat. Misalnya, Taman Bermain Babakan Asih Kopo Bandung, yang tercipta dari program perbaikan kampung dengan cara membeli sepetak tanah untuk menjadi taman bermain anak dan kegiatan lomba mewarnai dinding kampung dengan gambar-gambar kreatif, serta menjadikan Babakan Siliwangi sebagai Hutan Kota Dunia PBB.

Selain itu, suami dari Atalia Praratya Kamil ini, juga berhasil mengembangkan kota Bandung menjadi smart city. Salah satu gebrakannya di bidang teknologi, adalah Bandung Command Center (BCC) yang diresmikan pada Januari 2015 lalu. Melalui BCC, Pemkot Bandung dapat melakukan monitoring atau pengawasan terhadap kondisi Kota Bandung sekaligus menjadi akses pelayanan publik. Selain itu, Pemkot Bandung meluncurkan Website West Java Incorporated (WWJI) berbarengan dengan dicanangkannya Gerakan Data Terbuka ‘Bandung Open Data Summit and Challenge (BOSCHA)’.

Lulusan Master of Urban Design University of California, Berkeley ini, pun berhasil menerapkan gaya dan kebiasaan baru masyarakat Bandung yang tentu bermanfaat, seperti, memberlakukannya tema-tema berbeda setiap harinya kepada warga Bandung, yakni Senin adanya fasilitas Bus Damri gratis untuk pelajar, Selasa untuk hari bebas rokok, Rabu untuk hari Bahasa Sunda, Kamis untuk Bahasa Inggris, dan Jumat bersepeda. Untuk mewujudkan itu semua, Kang Emil bahkan menerapkan juga di lingkungan kantor pemerintah kota Bandung. Untuk Kamis misalnya, Ia bercerita, di kantor semua harus berbicara bahasa Inggris, terutama saat rapat pada hari Kamis.

Keberhasilannya dalam membangun kota Bandung dirasakan tak hanya oleh warga Bandung, namun seluruh masyarakat Indonesia. Bahkan dunia internasional pun mengakui keberhasilannya dan memberikan penghargaan, seperti penghargaan dari UNESCO yang memasukkan Kota Bandung sebagai salah satu dalam jaringan kota kreatif atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN). Selama kepemimpinannya ini, Pemkot Bandung telah meraih lebih dari 150 penghargaan, baik skala provinsi, nasional dan internasional. Ita

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Men’s Obsession edisi Agustus 2017.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.