Selasa, 29 September 20

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Ledakan di Lebanon

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sampaikan Duka Mendalam untuk Korban Ledakan di Lebanon
* Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com -Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari menyampaikan duka mendalam atas ledakan hebat yang mengguncang ibu kota Lebanon, Beirut, Selasa (4/8/2020), yang menyebabkan paling tidak 73 orang meninggal dan lebih dari 3.000 lainnya luka-luka.

 

Baca juga: 

Kharis Minta Kemenlu Lindungi ABK WNI yang Masih Hidup

PM Baru Lebanon Tolak Menteri ‘Pesanan’

Tarian Piring Prajurit TNI Memukau Penonton di Beirut

 

“Saya sampaikan duka mendalam kepada seluruh korban ledakan dahsyat itu, baik yang meninggal dunia maupun yang luka-luka. Di saat pandemi seperti ini yang belum selesai, rakyat Lebanon harus merasakan musibah yang lain. Semoga Allah SWT menguatkan rakyat Lebanon,” tutur Kharis dalam keterangan tertulis yang diterima obsessionnews.com, Rabu (5/8).

Anggota Fraksi PKS DPR ini meminta kepada Kementerian Luar Negeri untuk segera mendata dan memastikan apakah ada korban WNI yang terdampak dalam ledakan tersebut, dan segera memberikan pendampingan serta bantuan yang diperlukan.

“Berdasarkan data Kemenhan dan Kemenlu di Lebanon, terdapat 1.234 TNI anggota kontingen Garuda yang bertugas menjaga demarkasi perbatasan Lebanon-Israel dan ratusan WNI yang bekerja di sana. Semoga semua tidak ada di sekitar ledakan dan semoga sehat walafiat,” ujar Kharis.

Selain keselamatan WNI, Kharis juga mendorong Pemerintah Indonesia memberikan bantuan sebagai negara sahabat kepada Lebanon atas terjadinya musibah tersebut. Serta mendorong agar dilakukan investigasi menyeluruh dan serius, karena eskalasi ledakan yang begitu besar.

“Kemarin Perdana Menteri Lebanon Yang Mulia Hassan Diab mengatakan kepada media adanya 2.750 ton amonium nitrat, bahan untuk pupuk dan peledak yang disimpan di gudang yang mengakibatkan ledakan dahsyat itu. Saya pikir dengan tetap menjunjung tinggi kedaulatan negara Lebanon, Indonesia harus mendorong dilakukan investigasi menyeluruh, jelas dan terang sehingga dapat menjelaskan kepada masyarakat Lebanon dan dunia,” pungkasnya. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.