UMKM Merupakan Tulang Punggung Pembangunan Ekonomi di Indonesia

Jakarta, Obsessionnews.com - umkmalumni menggelara acara berbincang bersama Calon Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2020-2024 Ary Zulfikar dan Kepala Bagian Perencanaan & Anggaran Departemen Koperasi dan UMK Fiter Silaen tentang Seputar Program Peningkatan Kualitas dan Pemberdayaan Produk UMKM melalui daring (online) pada Sabtu (16/5/2020). Dalam kesempatan itu Ary mengatakan, pihaknya akan fokus kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM). Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung dari pembangunan ekonomi di Indonesia. “Secara over All sebenarnya UMKM merupakan backbone (tulang punggung) pembangunan ekonomi secara rill (nyata), karena apa? Menyentuh kegiatan usaha menyeluruh di Indonesia,” ujar Ary. Untuk membuktikan hal tersebut, dia mengaku telah melakukan survei dari beberapa angkatan di UNPAD, bahwa 30% dari alumni dalam satu angkatan yang memang secara profesi merupakan karier dan perkantoran. “70% nya itu kebanyakan berusaha,” ungkapnya. Oleh karena itu tema yang dari awal disampaikan mengenai pelaksanaan identifikasi memberdayakan usaha para alumni yang mau ber UMKM. “Selama ini kan tersebar bahwa UMKM yang berasal dari alumni itu berjuang sendiri mencari pasarnya. Ada yg berhasil dan ada yang tidak,” ucapnya. Dia mengharapkan dengan adanya jejaring ikatan alumni ini dapat menciptakan suatu kekerabatan. “Melakukan transfer of knowledge juga kepada kawan-kawan, kalau memang berhasil, di situlah pembinaan dan pelatihan yang kita lakukan,” jelasnya. Menurut dia, banyak program yang disampaikan oleh Kementerian UMKM dan Koperasi tentang usaha kecil menengah, namun banyak juga informasi yang tidak dapat diakses. “Seperti akses pendanaan dan informasi yang kurang soal UMKM,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Azoo ini. Untuk itu diperlukan kegigihan dari alumni ber-UMKM untuk mencari tahu informasi itu. “Dengan ada wadah yang kita bangun ini mudah-mudahan informasi itu bisa di filter oleh kita, kemudian bisa kita relay kepada alumni UMKM dan bisa kita kembangkan sama-sama. Itu tujuan wadah alumni ber-Umkm yang kita harapkan bisa berkembang,” jelasnya. Sementara itu Fiter mengapresiasi ide yang diberikan oleh kang Azoo tersebut. “Saya juga senang, artinya semakin banyak ambasador-ambasador UMKM kita ke depan, dan juga bisa mensosialisasikan program-program yang ada di pemerintah,” ujar Fiter dalam kesempatan yang sama. Dia melihat, pencapaian yang dilakukan oleh umkmalumni ini sangat bagus. "Sehingga bagaimana kita mengolaborasikannya terkait dengan program yang ada di pemerintah,” katanya. Fiter menyadari sendiri memang proporsi UMKM ini penopang perekonomian Indonesia. “Ini sudah teruji di saat-saat krisis ekonomi Indonesia, UMKM ini yang berperan penting,” pungkasnya. (Poy)





























