Sabtu, 13 Agustus 22

UHN IGB Sugriwa, UIN Walisongo, dan UIN Syarif Hidayatullah Bersinergi Gelar KKN Nusantara

UHN IGB Sugriwa, UIN Walisongo, dan UIN Syarif Hidayatullah Bersinergi Gelar KKN Nusantara
* Pelepasan rombongan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nusantara. (Foto: istimewa/Kemenag.go.id)

Obsessionnews.com – Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus (UHN IGB) Sugriwa Denpasar, Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersinergi dalam menggelar program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi para mahasiswanya. Sinergi itu dikemas dalam penyelenggaraan KKN Nusantara.

 

 

Baca juga:

Hebat! Mahasiswa Indonesia Raih Juara Kompetisi Data Sains di UK  

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Virtual Career Expo PPI Tiongkok Perluas Peluang Kerja Mahasiswa

 

 

“Hari ini kita melepas mahasiswa-mahasiswi untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mereka tergabung dari tiga Universitas, sebanyak 586 orang,” kata Rektor UHN IGB Sugriwa I Gusti Ngurah Sudiana saat melepas peserta KKN di Denpasar, Sabtu (25/6/2022).

“KKN ini merupakan kegiatan intrakurikuler yang memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) dengan cara memberikan kesempatan kepada mahasiswa/i untuk mendapatkan pengalaman, bekerja terjun langsung di tengah masyarakat,” tambahnya.

Dikutip dari situs Kementerian Agama, Minggu (26/6), dalan kesempatan itu Sudiana menyampaikan, KKN ini dikenal sebagai KKN Nusantara Terbatas Angkatan II Tahun 2022. Program ini mengusung tema ‘Memperkuat Semangat Kenusantaraan Melalui Moderasi Beragama”.

“Mahasiswa/mahasiswi akan tersebar di 45 lokasi. Dengan rincian 40 lokasi di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bali dan 5 lokasi di luar Bali, yaitu Medan, Mamuju, Nabire, Semarang, dan Jakarta. Dan pelaksanaan KKN dimulai tanggal 27 Juni sampai dengan 31 Agustus 2022,” kata Sudiana.

Ia menjelaskan , KKN Nusantara juga merupakan kegiatan pembangunan masyarakat sebagai wahana penerapan dan pengembangan ilmu dan teknologi yang dilaksanakan di luar kampus dalam waktu, mekanisme kerja, dan persyaratan tertentu.

“Peserta KKN berasal dari berbagai disiplin keilmuan. Di tengah masyarakat, nantinya mereka akan mendapatkan pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan masyarakat secara konkret, dan akan  bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat di mana mereka ditempatkan. Di sinilah terlihat keterkaitan antara dunia akademik-teoritik dan empirik,” ujar Sudiana. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.