Selasa, 7 Juli 20

Tradisi Ini yang Kerap Dilakukan Masyarakat Indonesia Pasca Lebaran

Tradisi Ini yang Kerap Dilakukan Masyarakat Indonesia Pasca Lebaran
* Beli baju baru menjelang lebaran. (Foto: boombastis.com)

Jakarta, Obsessionnews.com -Menggunakan baju baru ketika Lebaran menjadi salah satu tradisi yang begitu lekat dan selalu dijalankan oleh masyarakat Indonesia. Meski hanya sebagai simbol atau kebiasaan saja, tetapi hal ini hampir selalu identik dengan perayaan Lebaran setiap tahunnya.

Tradisi membeli baju baru untuk dipakai saat hari lebaranpun didukung oleh berbagai pusat perbelanjaan yang ramai memberi diskon besar-besaran. Oleh karena itu, tradisi ini langgeng di masyarakat Indonesia.

Belanja baju lebaran lebih baik dilakukan jauh-jauh hari, karena semakin mendekati tanggal hari raya biasanya harga pakaian bisa semakin mahal. Bisa juga membeli secara online karena kemungkinan banyaknya promo dan diskon yang bisa menghemat pengeluaran.

Selain mengenakan baju baru setelah sejumlah agenda rekreasi juga dapat mewarnai liburan menjelang hari lebaran, terutama ketika pulang ke kampung halaman.

Rekreasi menjadi salah satu hal yang paling ditunggu, sebab pada momen lebaran kita akan memiliki kesempatan yang baik untuk bepergian bersama dengan anggota keluarga lainnya yang juga berkumpul bersama.

Momen berharga yang jarang bisa terjadi, karena itu sangat penting untuk melewatkannya dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan, salah satunya dengan rekreasi.

Pilihan tempat rekreasi yang tenang dan kental dengan suasana alamnya seperti di pinggir sungai, danau atau di bukit-bukit menjadi quality time bersama keluarga akan lebih berkesan.

Agar bisa lebih menghemat biaya perjalanan, tidak usah membeli makanan yang dijual di tempat rekreasi, bawa saja kue-kue lebaran atau masak sendiri dari rumah.

Selain itu semua, nyekar atau ziarah juga menjadi hal wajib bagi sebagian besar masyarakat Indonesia di hari lebaran. Biasanya hal ini dilakukan selepas shalat Idul Fitri atau di pagi hari lebaran pertama tiba. Orang-orang akan mendatangi pemakaman dan memanjatkan doa bagi keluarga dan juga kerabat yang telah pergi meninggalkan dunia.

Namun ada juga tradisi yang sangat kental dilakukan oleh masyarakat Indonesia, yakni menyalakan petasan. Akan tetapi menyalakan petasan pada hari lebaran dinilai berbahaya, sebab secara resmi penggunaan petasan telah dilarang oleh pemerintah.

Menyalakan petasan di hari lebaran telah menjadi sebuah tradisi yang sulit dihilangkan, petasan menjadi warna tersendiri di hari Lebaran.

Sebagai pengganti petasan, masyarakat mengunakan kembang api untuk menambah semaraknya pesta kemenangan umat Islam. Hal ini karena kembang api tidak menimbulkan ledakan layaknya petasan yang dapat membahayakan. Akan tetapi, harus hati-hati Anda juga dalam bermain kembang api. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.