Selasa, 9 Agustus 22

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Fachrul Doakan Menag Malaysia Segera Sembuh

Terkonfirmasi Positif Covid-19, Fachrul Doakan Menag Malaysia Segera Sembuh
* Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, Obsessionnews.com – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menyerang siapa pun, termasuk Menteri Agama (Menag) Malaysia Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri. Ia dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Zulkifli melalui akun twitternya pada Senin, 5 Oktober 2020.

“Kepada semua rakyat Malaysia, saya kini ¬†menjalani rawatan kerana disahkan positif COVID-19 oleh
@KKMPutrajaya. Alhamdulillah, sehingga saat ini keadaan kesihatan saya adalah baik.” kicaunya di akun twitternya @drzul_albakri.

Menag RI Fachrul Razi ikut mendoakan Zulkifli.

“Saya mendengar kabar bahwa Menag Malaysia, Dr Zulkifli Mohamad Al-Bakri, terkonfirmasi positif Covid-19. Saya ikut mendoakan beliau segera sembuh, sehat, dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala,” kata Fachrul
di Jakarta seperti dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kementerian Agama, Rabu (7/10).

“Ya Allah, hilangkanlah rasa sakitnya, sembuhkanlah beliau. Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan, tak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tak meninggalkan rasa sakit,” sambungnya sembari mengaminkan.

 

Baca juga: 

Siapa pun Bisa Terkena Covid-19, Termasuk Menag Fachrul Razi

Akses ke Kantor Kemenag Diperketat Usai Menag Terpapar Covid-19

Menag Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya Kini

 

Fachrul juga mendoakan seluruh warga Indonesia agar senantiasa diberi kesehatan. Dia saat ini masih dalam pemulihan kesehatan setelah dinyatakan negatif Covid-19 dan pulang dari rumah sakit pada 30 September 2020. Sebelumnya ia menjalani isolasi dan perawatan di rumah sakit sejak 20 September 2020.

“Semoga pandemi Covid-19 segera berlalu dan keadaan kembali normal,” harap Fachrul. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.