Kamis, 22 Oktober 20

Akses ke Kantor Kemenag Diperketat Usai Menag Terpapar Covid-19

Akses ke Kantor Kemenag Diperketat Usai Menag Terpapar Covid-19
* Menteri Agama Fachrur Rozi dikabarkan terpapar covid-19 (foto : Kemenag)

Jakarta, Obsessionnews.com – Kementerian Agama (Kemenag) merespons cepat atas informasi terkait Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi yang positif terpapar covid-19 dengan melakukan pembatasan akses ke kantor. Pembatasan aktifitas dan juga akses keluar masuk ini berlaku bagi pegawai ataupun tamu.

 

Baca juga: 

Siapa pun Bisa Terkena Covid-19, Termasuk Menag Fachrul Razi

Menag Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya Kini

 

Jubir Kemenag Oman Fathurrahman mengatakan pembatasan diperlukan guna menekan angka penyebaran virus agar tidak semakin parah. Kini telah dilakukan pengaturan jadwal kerja dari rumah ataupun di kantor. Untuk kebijakan ini telah dilakukan sejak adanya PSBB.

“Kementerian Agama sejak beberapa pekan terakhir melakukan pembatasan akses masuk kantor. Hari dan jam kerja pegawai juga dibatasi, sebagain besar melakukan kerja dari rumah atau work from home/WFH,” terang Oman di Jakarta, Senin (21/09/2020).

Menurut Oman, layanan di Kemenag pusat akan dioptimalkan melalui sistem dalam jaringan atau daring. Pegawai yang masuk ke kantor didasarkan pada penugasan. Jika tidak ada penugasan, kerja dari rumah. Oman menegaskan bahwa untuk bisa memasuki gedung atau kantor akan dilakukan serangkain filter sehingga sistemnya diperketat.

“Sehubungan kondisi Menag saat ini, mekanisme masuk kantor Kemenag akan semakin diperketat. Sebulan terakhir sudah dilakukan pengetatan protokol kesehatan dan jadwal masuk kantor. Ke depan, akan ditingkatkan. Ada pembatasan akses, tapi tidak tutup total,” lanjutnya.

Oman menambahkan, Menag sementara ini akan fokus menjalani proses isolasi dan pemulihan kesehatan. Untuk pelaksanaan tugas birokrasi, Menag sudah mengkoordinasikan dan sekaligus mendelegasikannya kepada Wakil Menteri Agama, serta memberi arahan kepada para pejabat terkait.

“Siapapun bisa terkena Covid-19 ini, tidak ada kecuali, mari kita saling berempati, saling menguatkan, dan berikhtiar dengan mematuhi protokol kesehatan. Semoga pandemi ini bisa segera teratasi,” tutup Oman. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.