'Tebus Dosa' Blue Bird Gratiskan Taksi dan Bis

Jakarta, Obsessionnews - Buntut dari aksi demo supir yang tergabung dalam Paguyuban Pengemudi Angkutan Darat (PPAD) dan Forum Komunikasi Masyarakat Penyelenggara Angkutan Umum (FK MPAU) yang anarkis di Jakarta, Selasa (22/3/2016), manajemen Blue Bird Group menggratiskan armada taksi mereka dan shutle bus. "Kita akan gratiskan taksi reguler mulai Jam 00.00 WIB, selama 24 jam di Jakarta dan sekitarnya. Tanpa syarat dan ketentuan. Laporkan jika ada pengemudi kami yang memungut biaya," ujar Komisaris Blue Bird Noni Purnomo, Selasa (21/3). Noni mengelak jika anak buahnya berbuat anarkis dalam aksi demo tersebut. Dia hanya mengatakan sudah mengimbau pengemudi pada Minggu lalu untuk tidak ikut demo hari ini. Dia ingin mereka tetap beroperasi seperti biasa. Selain itu, hari ini Blue Bird juga menyediakan shuttle bus gratis di 15 titik di Jakarta. Yakni Plaza Indonesia, Grand Indonesia, Pacific Place, BEI, Plaza Senayan, Senayan City, Kota Kasblanka, Kuningan City, Mall Taman Anggrek, Central Park, PIM 12, Gandaria City, Citos, Mall Kelapa Gading dan Plaza Semanggi. [caption id="attachment_109344" align="alignleft" width="319"]
Demo yang anarkis.[/caption] Baca juga:Supir Taksi-Angkor Bakar Ban di Depan Gedung DPRSadis, Dua Supir Taksi Keroyok Pengguna Jalan Geger Taksi Online, DPR Panggil MenkoinfoDemo Supir Tak Boleh Lagi, Pemerintah Mesti Buat Aturan Seperti telah diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa para supir tersebut, berlangsung anarkis. Misalnya, selain menutup jalan juga membakar ban bekas, mereka juga memaksa turun penumpang dari kendaraan yang dicurigai taksi online, tak peduli orang tua dan ibu-ibu yang menggendong anak. Bahkan mobil taksi Blue Bird dirusak kacanya, lantaran tidak mau ikut aksi demo. Pengemudi Go Jek dipukuli oleh massa, beruntung berhasil diselamatkan polisi. Pohon-pohon dan fasilitas umum banyak yang rusak akibat aksi tersebut. Aksi demo yang diikuti lebih dari 10.000 pengemudi taksi, metro mini, bajaj, KWK dan mikrolet juga memadat di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Perhubungan, Balai Kota, DPRD DKI Jakarta dan Istana Merdeka. (rez) @reza_indrayana
Demo yang anarkis.[/caption] Baca juga:Supir Taksi-Angkor Bakar Ban di Depan Gedung DPRSadis, Dua Supir Taksi Keroyok Pengguna Jalan Geger Taksi Online, DPR Panggil MenkoinfoDemo Supir Tak Boleh Lagi, Pemerintah Mesti Buat Aturan Seperti telah diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa para supir tersebut, berlangsung anarkis. Misalnya, selain menutup jalan juga membakar ban bekas, mereka juga memaksa turun penumpang dari kendaraan yang dicurigai taksi online, tak peduli orang tua dan ibu-ibu yang menggendong anak. Bahkan mobil taksi Blue Bird dirusak kacanya, lantaran tidak mau ikut aksi demo. Pengemudi Go Jek dipukuli oleh massa, beruntung berhasil diselamatkan polisi. Pohon-pohon dan fasilitas umum banyak yang rusak akibat aksi tersebut. Aksi demo yang diikuti lebih dari 10.000 pengemudi taksi, metro mini, bajaj, KWK dan mikrolet juga memadat di depan Kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian Perhubungan, Balai Kota, DPRD DKI Jakarta dan Istana Merdeka. (rez) @reza_indrayana 




























