Rabu, 22 Mei 19

Taksi Listrik Resmi Diluncurkan

Taksi Listrik Resmi Diluncurkan
* Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengucapkan selamat kepada PT Blue Bird yang telah mempelopori penggunaan taksi dengan kendaraan listrik 100% (fuel e-charging). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Blue Bird Tbk (BIRD) secara resmi meluncurkan armada taksi listrik atau e-Taxi bersamaan dengan peringatan Hari Bumi yang jatuh pada Senin (22/4/2019). Pada tahap awal Blue Bird menggunakan 25 unit pabrikan BYD dan 5 unit Tesla di jajaran produk Bluebird dan Silvebird yang akan ditingkatkan keseluruhan menjadi sebanyak 200 mobil listrik hingga tahun 2020.

Taksi listrik. (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengapresiasi upaya ini, karena hal itu sejalan dengan upaya pemerintah melakukan diversifikasi energi dengan energi yang lebih ramah lingkungan.

 

Baca juga:

FOTO Launching Co-Branding Strategic Partnership Blue Bird

‘Tebus Dosa’ Blue Bird Gratiskan Taksi dan Bis

Blue Bird Tindak Tegas Sopirnya yang Anarkis

 

“Kami mengucapkan selamat kepada PT Blue Bird yang telah mempelopori penggunaan taksi dengan kendaraan listrik 100% (fuel e-charging),” kata Jonan di Jakarta, Senin (22/4).

Ia sangat mendukung upaya yang dilakukan Blue Bird tersebut.

“Saya kira kementerian lain, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup, juga mendukung ini. Karena mobil ini mengeluarkan emisi yang lebih rendah dan polusi yang lebih kecil,” ujarnya.

Untuk mendukung mobil listrik ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membangun stasiun pengisian listrik umum (SPLU) di berbagai lokasi. Untuk sementara ini PLN sudah membangun sekitar 1.600 SPLU. Tahun ini akan dibangun minimal 2.000 SPLU, terutama di wilayah Jabodetabek.

Jonan menjelaskan, untuk mempercepat proses pengisian baterai (charging) taksi listrik dapat meminta bantuan PLN untuk membangun SPLU 40 KV, yang dapat men-charging dengan cepat, yakni sekitar 25 menit per mobil. Hal ini akan sangat membantu dalam proses mengisi daya baterai taksi listrik yang dimiliki.

 

Baca juga: Sukseskan PSJR, BTN Kerja Sama dengan Bluebird

 

Selanjutnya Jonan menyarankan agar biaya tenaga listrik yang dikeluarkan untuk taksi listrik lebih murah. Taksi dapat melakukan porses pengisian daya pada waktu, di mana PLN memberikan potongan harga. Tujuannya agar biaya pengisian daya menjadi lebih murah.

“Melakukan charging taksi listriknya antara pukul 22.00 – 06:00 WIB saja, di mana pada waktu tersebut PLN mempunyai program untuk memberikan diskon biaya tenaga listrik kepada pelanggan hingga 30%,” tandas Jonan.

Dengan diskon yang diberikan oleh PLN, lanjutnya, maka biaya tenaga listrik yang dikeluarkan lebih murah.

“Jadi harga mobilnya agak mahal tapi biaya energinya lebih murah, yakni sekitar Rp 1.000 per watt, atau sekitar 40% dari harga premium,” ujar Jonan. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.