Sabtu, 13 Agustus 22

Taiwan Kutuk Latihan Militer China: Tetangga Jahat, Kembaran Korut

Taiwan Kutuk Latihan Militer China: Tetangga Jahat, Kembaran Korut
* Presiden China Xi Jinping dan PM Taiwan Su Tseng-chang. (RTR/CNN)

Taiwan mengutuk keras latihan militer besar-besaran China yang mengepung wilayahnya akibat geram soal lawatan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taipei.

Perdana Menteri (PM)  Taiwan Su Tseng-chang menganggap China sebagai tetangga Taiwan yang jahat yang kerap memprovokasi wilayahnya.

“(Kami) tidak menyangka bahwa tetangga jahat di sebelah akan memamerkan kekuatannya di depan pintu rumah kami dan sewenang-wenang membahayakan jalur laut tersibuk dunia (Selat Taiwan) dengan latihan militer,” kata Su kepada wartawan di Taipei pada Jumat (5/8).

“Kami juga menyerukan negara-negara di dunia yang mendukung perdamaian, kebebasan dan demokrasi untuk tetap bekerja sama,” paparnya menambahkan seperti dikutip AFP.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Taiwan menyamakan China dengan Korea Utara (Korut) yang getol menembakkan rudal ke perairan dekat wilayah itu.

“Kementerian Luar Negeri (MOFA) Republik China (Taiwan) mengecam keras pemerintah China karena mengikuti Korea Utara yang dengan sengaja melakukan uji coba rudal ke perairan dekat negara lain, dan menuntut agar China menahan diri,” bunyi pernyataan Kemlu Taiwan.

Ketegangan China vs Taiwan kian memanas terutama setelah Beijing menembakkan proyektil dan 11 rudal balistik ke Selat Taiwan dan sekitarnya pada Kamis (4/8) siang.

Penembakan rudal ini berlangsung kala China memulai latihan militer besar-besaran di enam titik yang mengelilingi Taiwan. Latihan itu dimulai siang hari ini sekitar pukul 12.00 waktu setempat hingga Minggu (7/8/2022).

Simulasi perang yang mencakup latihan tembak-menembak amunisi jarak jauh ini dilakukan China kala marah dengan lawatan Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, ke Taiwan Rabu kemarin.

Sejumlah reporter AFP melihat beberapa proyektil kecil ditembak dari instalasi militer terdekat China sekitar pukul 13.13 waktu setempat. Gumpalan asap putih dan suara ledakan keras juga terdengar saat proyektil ditembakkan.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan China juga mulai menembakkan sejumlah rudal balistik Dongfeng di perairan timur laut dan barat daya Taiwan pada pukul 13.56 waktu setempat.

Tak hanya itu, dua rudal diluncurkan oleh China menuju kepulauan Matsu Taiwan sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Kedua rudal itu menuju ke dua titik latihan militer yang diumumkan China sebelumnya.

Sejak itu, China meluncurkan sejumlah rudal balistiknya ke kawasan itu dan mengirim puluhan jet tempur serta kapal perang ke Selat Taiwan.

Latihan militer ini pun tak hanya membuat gusar Taiwan dan AS, tapi juga tetangga China di kawasan seperti Jepang.

Sebab, sejumlah rudal yang ditembakkan China akhirnya jatuh ke perairan Jepang. Menurut Perdana Menteri Fumio Kishida, latihan militer China ini benar-benar masalah serius yang berdampak pada keamanan nasional Jepang. (CNNIndonesia/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.