Kamis, 21 Oktober 21

Tahun Ketiga Pandemi, Sekjen Kemenag Optimis Indonesia akan Berangkatkan Jemaah Haji

Tahun Ketiga Pandemi, Sekjen Kemenag Optimis Indonesia akan Berangkatkan Jemaah Haji
* Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama Nizar. (Foto: Humas Kemenag)

Jakarta, obsessionnews.com -Kementerian Agama (Kemenag) optimis akan ada pemberangkatan jemaah haji Indonesia pada penyelenggaraan tahun 1443 H/2022 M. Untuk itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Nizar meminta tim manajemen krisis untuk kembali mempersiapkan skenario pemberangkatan.

 

Baca juga:

Soal Umrah dan Naik Haji, Yaqut Cholil: Mudah-mudahan Ada Kabar Baik dari Arab Saudi

Basuki Hadimuljono Pastikan Asrama Haji Donohudan Siap Beroperasi untuk Isolasi Pasien Covid-19

 

“Tahun ketiga pandemi, saya optimis Indonesia akan memberangkatkan jemaah haji. Skema pemberangkatan dan mitigasi penyelenggaraannya harus kembali disiapkan tim manajemen krisis” terang Nizar saat memberi arahan dalam Rapat Koordinasi Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Perjalanan Ibadah Umrah 1443 H di Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Dikutip obsessionnews.com dari website kemenag.go.id, Kamis (14/10), disebutkan dalam kesempatan tersebut rapat digelar secara hybrid, daring dan luring. Hadir di kantor Kemenag adalah Sekjen Kemenag Nizar, Staf Khusus Menteri Agama bidang Ukhuwah Islamiyah, Hubungan Organisasi Kemasyarakatan dan Sosial Keagamaan, serta Moderasi Beragama, Isfah Abidal Aziz, Staf Khusus Menag bidang Hukum Abdul Qodir, Sesditjen PHU Ramadhan Harisman, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin, Direktur Pengelolaan Dana Haji dan Sihdu Jaja Jaelani, serta Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Budi Sylvana.

Terhubung secara daring adalah Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Bagus Hendraning Kobarsyih, Direktur Angkutan Udara Kementerian Perhubungan Kristi Endah Murni, Konsul Jenderal RI di Jeddah Eko Hartono beserta jajarannya, serta sejumlah anggota tim manajemen krisis.

“Saya malah berharap di tahun ketiga ini, haji bisa diselenggarakan dalam kuota normal, 100%,” ujar Nizar.

Ia menambahkan, penanganan Covid-19 di Indonesia terus membaik. Tren penyebaran kasus positif Covid-19 juga terus mengalami penurunan. Saudi juga diperkirakan akan segera membuka akses pemberangkatan jemaah umrah Indonesia.

“Penyelenggaraan jemaah umrah Indonesia di masa pandemi ini sekaligus akan menjadi tolok ukur skema penyelenggaraan haji 1443 H,” jelas Nizar.

Ia menduga penyelenggaraan haji 1443 H digelar masih dalam suasana pandemi. Karenanya jemaah harus terus diedukasi dalam kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

“Kemenag juga harus memastikan kuota petugas haji mencukupi dan mereka bisa menjalankan tugasnya secara profesional dalam konteks suasana pandemi,” pesannya

Jika perlu pelatihan petugas dilakukan secara terpisah, sesuai bidang layanan masing-masing, baik katering, transportasi, akomodasi, hingga pembimbing ibadah.

“Saat ini baru pembimbing ibadah yang disertifikasi. Ke depan perlu juga sertifikasi untuk semua layanan,” tandasnya. (red/arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.