Sabtu, 23 Oktober 21

Soal Umrah dan Naik Haji, Yaqut Cholil: Mudah-mudahan Ada Kabar Baik dari Arab Saudi

Soal Umrah dan Naik Haji, Yaqut Cholil: Mudah-mudahan Ada Kabar Baik dari Arab Saudi
* Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Dok Humas Kemenag RI)

Jakarta, obsessionnews.comPandemi Covid-19 yang telah berjalan hampir dua tahun membuat pemerintah mengambil kebijakan untuk membatalkan keberangkatan jemaah haji Indonesia sebanyak dua kali berturut-turut. Sementara itu, pelaksanaan ibadah umroh 1443H bagijemaah Indonesia juga masih belum adainformasi resmi dari Arab Saudi.

Sebagai pihak yang berkepentingan terhadap hal tersebut, Kementerian Agama RI terus melakukan komunikasi dengan koleganya di Saudi. Bahkan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan segera meminta informasi dari pihak kerajaan Arab Saudi secara langsung.

Yaqut mengaku belum menerima kebijakan atau informasi resmi dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah umrah.

“Sampai saat ini, saya belum menerima kebijakan atau informasi resmi dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan ibadah umrah, khususnya yang terkait dengan jemaah umrah asal Indonesia. Informasi yang saya terima Saudi baru mencabut penangguhan larangan masuk bagi para ekspatriat atau WNI yang memiliki izin tinggal di Saudi,” ujar Yaqut dikutip dari majalah Men’s Obsession edisi September 2021, Senin (27/9/2021).

Namun terkait calon jemaah umrah yang mengenakan vaksin Sinovac dan Sinopharm sudah diakui oleh pemerintah Saudi. “Namun, saat berangkat, jemaah umrah diminta suntik vaksin booster dari 4 jenis vaksin yang sudah diakui terlebih dahulu oleh Saudi, yakni Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Johnson and Johnson,” ungkap Yaqut.

Rencananya dia akan ke Arab Saudi untuk membahas pelaksanaan umrah dan haji bagi calon jemaah asal Indonesia. “Saya akan meminta penjelasan langsung dari otoritas Saudi. Mudah-mudahan nanti ada kabar baik,” ucap Yaqut.

Meski demikian, Yaqut mengimbauan agar kaum muslim Indonesia menunda dulu umrah sambil berusaha agar pandemi Covid-19 di Indonesia bisa segera ditangani bersama dengan baik, meski sudah diizinkan.

Saat ini, pemerintah memang sedang fokus untuk melakukan vaksinasi. Sejak Agustus sudah memasuki target 2 juta vaksinasi per hari. Tujuannya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan komunal. Dalam kaitan ini, seiring dengan belum ada informasi resmi dari Saudi, kiranya jemaah bisa fokus ikut program vaksinasi dan aktif dalam pencegahan pandemi, utamanya dalam penerapan protokol kesehatan dan disiplin 5M,” kata Yaqut.

Sebab, lanjut dia, seluruh dunia saat ini sedang berjuang untuk mengendalikan pandemi Covid-19, tidak terkecuali Saudi dan Indonesia. “Saya yakin kalau pandemi Covid-19 di Indonesia sudah terkendali, maka itu akan berdampak positif pada penyelenggaraan ibadah umrah, baik kebijakan Indonesia maupun Saudi,” tuturnya.

Yaqut meyakini bahwa jamaah umrah Indonesia bisa memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi.

“Setahu saya, tidak ada kendala terkait persyaratan yang dihadapi jemaah umrah Indonesia. Saat ini kita hanya menunggu kepastian dari Saudi, utamanya terkait mekanisme penyelenggaraan umrah di masa pandemi seperti apa, bagaimana penerapan protokol kesehatannya, dan juga bagaimana aturan vaksinasinya,” ujarnya.

Ketika disinggung mengenai kedatangan jemaah melalui agen umrah yang disahkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, apakah pemerintah sudah melakukan verifikasi terhadap agen umrah yang sesuai dengan standar pemerintah Arab Saudi. Dia menjawab ini salah satu bahasan dia bersama otoritas Arab Saudi

“Ini bagian yang akan saya bahas bersama otoritas Arab Saudi saat nanti berkunjung ke sana. Saya memang membaca berita tentang adanya sekitar 500 perusahaan atau lembaga layanan umrah dan lebih dari 6.000 agen atau biro perjalanan umrah asing yang siap melaksanakan ritual tahun ini serta sekitar 30 aplikasi untuk pemesanan dan pembayaran calon jemaah. Tapi, sekali lagi belum ada informasi resmi yang saya terima terkait ini. Jadi, ini bagian yang akan saya klarifikasi,” ucapnya. (Rud/MO/Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.