Kamis, 26 Mei 22

Tagar #TangkapFerdinand Menggema di Twitter

Tagar #TangkapFerdinand Menggema di Twitter
* Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. (Foto: @FerdinandHaean3)

Jakarta, obsessionnews.comBaru-baru ini netizen dihebohkan oleh kicauan mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di akun twitternya @FerdinandHaean3.

Dalam cuitannya pada Selasa 4 Januari 2022 dia menulis, “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela.”

Hal itu membuat sebagian besar netizen tersinggung atas cuitan Ferdinand di akun twitternya tersebut. Sehingga tagar alias tanda pagar (#) TangkapFerdinand, menggema dan jadi trending topik di Twitter, pada Selasa malam (4/1/2022).

Baca juga: Ini Tanggapan Warganet Soal Cuitan Ferdinand Hutahaean di Akun Twitternya

Karena diduga menuliskan kalimat bernada penghinaan terhadap keyakinan beragama. Sontak saja, cuitan tersebut mendapat komentar beragam. Sejumlah pengguna Twitter meminta Ferdinand menghapus cuitannya karena bernada SARA. Namun, permintaan itu ternyata tak digubris.

Alhasil, hingga dini hari tadi, tagar #TangkapFerdinand telah mencapai 7.899 twit. Sejumlah pengguna Twitter bahkan mengingatkan Ferdinand agar berhati-hati saat menulis cuitan.

“Bicara seperti ini di rezim sekarang bebas ya. Ini sudah melanggar UU SARA level tinggi,” tulis akun @ersa***.

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Hebohkan Jagat Maya Soal Bela Tuhan

Ada juga pengguna Twitter yang mencoba menjelaskan makna membela. “Org yg membela Allah, mknanya bukan berarti Allah lemah, dulu saya jg berfikir kayak gitu fer, tapi it dulu saat saya masih SD, bhkn blum baligh, jadi kalo eloh yg udah kumisan, sempt gagal nyaleg, aib dimana mana,masih berpikiran sprti it ya artny loh tubuh dewasa otak SD..haha.,” tulis akun @Deden***.

Seperti diketahui, mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menulis soal pembelaan Tuhan di akun twitternya @FerdinandHaean3. Sontak tulisan tersebut mengundang warganet membanjiri komentar di Twitter. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.