Jumat, 27 Mei 22

STAKPN Sentani Harus Terdepan Rawat Kerukunan Papua

STAKPN Sentani Harus Terdepan Rawat Kerukunan Papua
* Menteri Agama Fachrul Razi bersama mahasiswa dan civitas akademika STAKPN Sentani, Papua, Kamis (3/9/2020). (Foto:Romadanyl/Kemenag)

Sentani, Obsessionnews.com – Mahasiswa dan segenap civitas akademika Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani, Provinsi Papua, diminta harus menjadi yang terdepan dalam merawat kerukunan dan moderasi bergama di tanah Papua.

Baca juga:

Menag Akan Sosialisasikan Program Kita Cinta Papua

Masyarakat Aceh Diajak Bangun Jembatan Kesetiakawanan Sampai Papua

Harapan ini disampaikan Menteri Agama Fachrul Razi saat mengisi kuliah umum di Kampus STAKPN Sentani, dan sekaligus menyosialisasikan program Kementerian Agama (Kemenag), yakni Kita Cinta Papua, Kamis (3/9/2020).

“Mari kita bangun kerukunan. Karena kerukunan menjadi kunci kedamaian. Segenap keluarga besar STAKPN Sentani harus menjadi garda terdepan menjaga kerukunan di tanah Papua,” kata Fachrul
yang datang ke Kampus STAKPN Sentani bertopi adat khas Papua.

Dikutip obsessionnews.com dari keterangan tertulis Humas Kemenag, Jumat (4/9), dalam kesempatan itu Fachrul menyatakan, Papua harus rukun damai. Apalagi orang Papua itu dikenal dengan tulus, damai, santun, jujur dan lembut hati.

“Papua tanah impian semua orang. Kami datang dengan sebuah tujuan d imana Kementerian Agama ingin memajukan pendidikan dan kegamaan di Papua lewat program Kita Cinta Papua, serta memberikan pembinaan pendidikan dan keagamaan,” ujarnya.

“Di sini (STAKPN) kami berikan beasiswa kepada 50 anak anak asli Papua. Kami punya program minimal anak-anak Papua mengenyam pendidikan S1. Dan bila mereka memenuhi syarat, kami akan lanjutkan lewat program S2 hingga program 5000 doktor,” tutur Fachrul.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.