Kamis, 6 Agustus 20

Soal Surat Jalan Joko Tjandra, Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri

Soal Surat Jalan Joko Tjandra, Jokowi Diminta Evaluasi Kinerja Bareskrim Polri
* Surat Jalan untuk Joko Tjandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas. (Foto: Net/Katta)

Jakarta, Obsessionnews.comNama Joko Tjandra kembali ramai diperbincangkan setelah diketahui sudah berada di Indonesia sejak tiga bulan lalu. Lalu siapa yang mengeluarkan surat jalan kepada Joko sehingga dia bisa begitu mudah keluar masuk dari pulau ke pulau, bahkan dari negara ke negara?

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengungkapkan, dari data yang diperoleh IPW surat jalan untuk Joko Tjandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatangi Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetyo Utomo.

Baca juga: IPW Kecam Keras Polisi yang Keluarkan Surat Jalan kepada Joko Tjandra

Dalam surat jalan tersebut Joko Tjandra disebutkan berangkat ke Pontianak, Kalimantan Barat, pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020.

Neta mengaku hal seperti ini sangat disayangkan, sebab tugas Polri salah satunya adalah menangkap para buronan, bukan memberi surat jalan. Untuk itu, IPW mendesak agar Brigjen Prasetyo Utomo segera dicopot dari jabatannya dan diperiksa oleh Propam Polri.

“Prasetyo Utomo sendiri adalah alumni Akpol 1991, teman satu Angkatan dengan Kabareskrim Komjen Sigit,” ujar Neta dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/7/2020).

Baca juga: Ada Nama Kapolda Jatim Dalam Daftar Calon Kapolri Versi IPW

Selain itu, IPW juga mengecam keras tindakan Bareskrim Polri yang sangat tidak promoter, yang tidak segera menangkap buronan kelas kakap Joko Tjandra, yang sudah masuk ke dalam markas besarnya. “Tapi ironisnya Joko Tjandra malah dilindungi dan diberikan surat jalan,” ucapnya.

Melihat kinerja Bareskrim Polri yang mengerikan ini, lanjut Neta, sudah saatnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan mengevaluasi kinerja Bareskrim Polri.

“Sebab melindungi dan memberi surat jalan pada buronan kasus korupsi sekelas Joko Tjandra sama artinya menampar muka Presiden Jokowi yang selalu menekankan pemberantasan korupsi di negeri ini,” pungkas Neta. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.