Rabu, 26 Februari 20

Segudang Capaian Gemilang Kobe Bryant di Dunia Basket

Segudang Capaian Gemilang Kobe Bryant di Dunia Basket
* Mantan pemain NBA Kobe Bryant sebelum meninggal. (Foto: KLKn Tv)

Jakarta, Obsessionnews.com – Dunia olahraga khususnya pemain basket saat ini sedang diselimuti duka yang mendalam. Pasalnya Kobe Bryant, NBA MVP yang memiliki 20 tahun karir bersama Lakers, tewas ketika helikopter yang dia tumpangi jatuh dan terbakar di perbukitan di atas Calabasas.

Tragisnya Gianna Bryant (13) yang merupakan putri Kobe Bryant juga ada di pesawat dan meninggal bersama tujuh lainnya. Kecelakaan helikopter itu terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat pada Minggu (26/1/2020).

Baca juga: Trump hingga Obama Sampaikan Duka Cita Atas Meninggalnya Kobe Bryant

Dilansir dari Wikipedia, pria yang memiliki nama lengkap Kobe Bean Bryant  yang lahir pada 23 Agustus 1978 merupakan pemain basket profesional Amerika Serikat. Ia menghabiskan kariernya selama 20 tahun di National Basketball Association (NBA) bersama dengan Los Angeles Lakers. Ia masuk ke NBA secara langsung setelah lulus SMA dan memenangkan lima gelar juara NBA.

Bryant terpilih menjadi All-Star sebanyak 18 kali, anggota All-NBA Team sebanyak 15 kali, anggota All-Defensive team sebanyak 12 kali dan meraih gelar NBA’s Most Valuable Player (MVP) pada 2008. Dianggap secara luas sebagai salah satu pemain basket terbaik sepanjang masa.

Dia mencetak skor terbanyak di NBA selama dua musim, menduduki posisi keempat pada daftar pencetak skor musim reguler terbanyak sepanjang masa dan keempat pada daftar pencetak skor playoff terbanyak sepanjang masa. Bryant adalah pemain berposisi guard pertama dalam sejarah NBA untuk bermain setidaknya selama 20 musim.

Bryant merupakan putra dari mantan pemain NBA, Joe Bryant. Ia masuk ke Lower Merion High School di Pennsylvania, tempat di mana dirinya dianggap sebagai pemain basket SMA terbaik di Amerika Serikat. Setelah lulus, dia mengikuti draf NBA 1996 dan dipilih oleh Charlotte Hornets pada urutan ke-13. Hornets kemudian melakukan trade dan Kobe pindah ke Lakers.

Baca juga: Legenda NBA Kobe Bryant dan Putrinya Tewas Dalam Kecelakaan Helikopter

Sebagai seorang pemula, Bryant mendapatkan reputasi sebagai pemain yang mampu melompat tinggi serta favorit penggemar setelah memenangkan Slam Dunk Contest  di 1997, dan dia dijadikan All-Star pada musim keduanya. Meskipun adanya perselisihan antara kedua pemain, Bryant dan Shaquille O’Neal membawa Lakers merengkuh tiga gelar juara NBA beruntun sejak 2000 hingga 2002.

Pada 2003, Bryant dituduh melakukan pelecehan seksual, tetapi tuduhan itu akhirnya dibatalkan dan gugatan sipil diselesaikan di luar pengadilan. Setelah Lakers kalah pada Final NBA 2004, O’Neal di-trade ke Miami Heat dan Bryant menjadi pemain kunci bagi Lakers. Ia mencetak skor terbanyak di NBA selama musim 2005–2006 dan 2006–2007.

Pada 2006, dia mencetak 81 poin yang merupakan capaian tertinggi sepanjang kariernya saat menghadapi Toronto Raptors, poin terbanyak kedua yang dicetak pada pertandingan tunggal dalam sejarah NBA di belakang Wilt Chamberlain yang mencetak 100 poin pada 1962. Bryant mendapatkan gelar Most Valuable Player Award (MVP) untuk musim reguler 2008. Setelah Lakers kalah pada Final NBA 2008, Bryant membawa mereka merebut dua gelar juara beruntun pada tahun 2009 dan 2010, dan diberikan Penghargaan MVP Final pada dua kali kemunculannya di final. Ia terus menjadi salah satu pemain top di liga hingga tahun 2013, ketika dia menderita tendon Achilles robek pada usia 34 tahun. Meskipun dirinya pulih dari cedera itu, dia menderita cedera akhir musim pada bagian lutut dan bahunya dalam dua musim berikutnya. Mengakui bahwa kondisi fisiknya mulai menurun, Bryant pensiun setelah musim 2015–2016.

Baca juga: Kobe Bryant Mundur Akhir Musim ini

Pada usia 34 tahun dan 104 hari, Bryant menjadi pemain termuda dalam sejarah NBA untuk mencapai 30.000 poin sepanjang karier. Ia menjadi pencetak skor terbanyak sepanjang masa dalam sejarah waralaba Lakers pada 1 Februari 2010 ketika dia melampaui Jerry West. Selama menjalani musim ketiganya di NBA, Bryant terpilih sebagai pemain inti pada All-Star Game, dan dia akan terus dipilih sebagai pemain inti pada pertandingan itu dengan rekor 18 penampilan secara beruntun hingga pensiun.

Prestasinya yang merebut empat Penghargaan MVP All-Star imbang dengan Bob Pettit dalam sejarah NBA. Pada Olimpiade Musim Panas 2008 dan 2012, dia memenangkan medali emas sebagai anggota tim nasional AS. Pada 2018, Bryant memenangkan Academy Award untuk Film Pendek Animasi Terbaik untuk filmnya yang berjudul Dear Basketball.

Pada 26 Januari 2020, Bryant tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter yang terjadi di luar Calabasas, California pada usia 41 tahun. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.