Jumat, 30 Oktober 20

RUU Minerba Disahkan, Maman Abdurrahman: Demi Kepastian Hukum

RUU Minerba Disahkan, Maman Abdurrahman: Demi Kepastian Hukum
* Maman Abdurrahman. (Foto: IG Maman Abdurrahman)

Jakarta, Muslim Obsession – DPR bersama pemerintah telah mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Mineral Batu Bara (Minerba) sebagai UU. Keputusan itu sempat menuai kritik dari berbagai pihak. Sebab UU tersebut hanya menguntungkan investor asing untuk mengeruk kekayaan Indonesia.

UU Minerba bahkan disebut sebagai UU pesanan para investor, agar bisnis mereka bisa diutungkan di Indonesia. Namub, anggota Komisi VII DPR Maman Abdurrahman membantah terkait hal itu, ia menegaskan RUU Minerba perlu disahkan agar ada kepastian hukum bagi investor.

 

Baca juga: Maman Abdurrahman Terapkan Filosofi Hidrokarbon dalam Berpolitik

 


“Seperti yang kita tahu, RUU ini banyak sekali penolakan. Kami dibilang tidak pro sama masyarakat. Tapi, kenapa RUU ini harus segera disahkan. Pertama, kepastian hukum kepada para investor harus jelas,” kata Maman kepada Mens Obsession belum lama.

Kedua, kata Maman, ada isu besar sekitar 7 perusahaan PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) membutuhkan kepastian keberlanjutan kontrak karena ada puluhan ribu karyawan yang bekerja di sana, mereka memasok kebutuhan produksi tenaga listrik.

“Banyak Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di seluruh Indonesia yang salah satu bahan bakunya adalah batu bara kalau tidak ada ketidakpastian hukum dan akhirnya berhenti kontrak mereka, kita produksi listrik dari mana?” Tanya Maman.

“Ujung-ujungnya kita malah impor lagi. Karenanya ketika ada fitnah bermacam- macam, kami jalan saja,” tambahnya.

Maman yakin apa yang selama ini ia perjuangkan di DPR semata-mata hanya untuk kepentingan masyarakat. “Biarkan pada akhirnya waktu yang akan menjawab apakah kami benar- benar bekerja dan berpihak untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya.

“Jangan sampai langkah atau kebijakan yang kami ambil terdistorsi oleh omongan kanan-kiri atau hanya mengikuti tekanan publik,” tandasnya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.