Senin, 19 Agustus 19

Roma Ngaku Sial Ketemu Barca, Madrid Hadapi ‘Raksasa’ Juventus

Roma Ngaku Sial Ketemu Barca, Madrid Hadapi ‘Raksasa’ Juventus

Impian AS Roma hadirkan kejutan di Liga Champions mendapat ujian superbesar, tatkala mereka terundi hadapi Barcelona (Barca) di babak perempat-final Liga Champions.

Meski mengaku bernasib sial bakal bertemu tim terkuat Barca, namun kapten AS Roma itu tetap optimitis akan kans klubnya di Liga Champions, setelah terundi dengan Barcelona di babak perempat-final.

Barca jelas jadi favorit, karena punya nama, kualitas skuat, dan pencapaian yang lebih besar ketimbang Roma. Meski begitu kapten I Lupi, Daniel De Rossi, menolak gentar.

Pemain 34 tahun itu tetap optimistis dengan kans Roma melaju ke semi-final, berbekal fokus dan permainan maksimal dalam kedua leg esok.

“Hanya ada tim hebat yang ada di babak perempat-final Liga Champions. Mungkin kami akan lebih memilih lawan lainnya [ketimbang Barca], tapi dengan sampai ke perempat-final kami sudah menunjukkan seberapa bagus tim ini,” ujar De Rossi, seperti dikutip laman resmi klubnya.

“Mungkin kami cukup sial bertemu lawan yang tampak paling berat di antara lainnya. Namun cukuplah soal beruntung atau tidak beruntung, karena ketika waktunya tiba kami akan menyiapkan dua pertemuan nanti dengan sebaik mungkin.

“Secara mental kami juga harus terbakar dan memiliki kesadaran bahwa, meski kami tak sebagus Barca, segalanya bisa terjadi di sepakbola. Kami tidak berada di titik ini karena keberuntungan, kami juga tidak akan menghadapi Barca dengan keyakinan bakal kalah,” pungkasnya.

Madrid Ketemu Juventus
Direktur hubungan institusional Real Madrid Emilio Butragueno mengakui jika timnya mendapat undian yang sangat sulit di perempat-final Liga Champions setelah dipastikan berjumpa dengan Juventus.

Emilio Butragueno mengaku kagum dengan karakter bermain Juventus dan meminta timnya untuk siaga penuh.

Kedua finalis Liga Champions musim lalu itu harus bersua dini di perempat-final di mana Juventus akan bertindak sebagai tuan rumah lebih dulu di leg pertama pada 3 April sebelum bertandang ke Santiago Bernabeu delapan hari berselang.

Juventus tentu menargetkan pembalasan atas Madrid setelah kalah 4-1 dalam partai puncak Mei lalu di Cardiff. Namun, menurut Butragueno, bukan cuma misi balas dendam itu yang harus diwaspadai Madrid, namun juga mentalitas Juventus.

Butragueno mengaku sangat terkesan dengan cara Juve menaklukkan Tottenham Hotspur di babak 16 besar. Seperti diketahui, meski tidak bermain dominan, Bianconeri tetap mampu menaklukkan wakil Inggris itu dengan skor agregat 4-3 berkat karakter bermain yang solid.

“Dalam hal mentalitas, Juventus terlihat sangat baik saat melawan Tottenham. Dalam banyak momen, Spurs adalah tim yang lebih bagus, namun Juventus memiliki mental kuat dan berhasil lolos,” kata Burtragueno selepas menghadiri undian Liga Champions di Nyon, Jumat (16/3).

“Mereka tahu caranya menghadapi laga semacam ini dengan karakter yang tepat dan mengatasi semua kesulitan yang ada. Di sisi lain, kami juga bermain baik saat melawan Paris Saint-Germain [di babak 16 besar]. Jadi, ini akan menjadi laga yang sangat menarik bagi semua fans, duel yang sangat seimbang,” imbuh legenda hidup Madrid ini. (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.