Kaum Ibu Penggerak Ekonomi Nasional

Kaum Ibu Penggerak Ekonomi Nasional
Ketum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Nita Yudi dalam acara Obsession Talk yang digelar di hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (27/2). (R Arjuna Asa/OMG)

 

Obsessionnews.com - Perempuan Indonesia memiliki kontribusi nyata dalam perekonomian nasional. Menurut Ketum Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Nita Yudi, keterlibatan perempuan sebagai penggerak ekonomi sudah  terbukti.

 

Menurutnya, 60 persen UMKM dikelola pengusaha perempuan. Namun pemberdayaan perempuan untuk berbisnis harus terus didorong. Dia mengapresiasi adanya kegiatan yang menginspirasi kaum ibu dan perempuan untuk berkarya.

 

Baca Juga:
Ibu Tangguh, Indonesia Maju

“Tidak hanya menjadi ibu tangguh tetapi perempuan pengusaha,”kata Nita dalam acara Obsession Talk, yang digelar di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (27/2).

 

Iwapi, lanjut Nita, memiliki kepengurusan di 35 provinsi, 259 kabupaten/provinsi, dan satu perwakilan Malaysia. Iwapi yang sudah berusia 50 tahun bahkan ditunjuk pemerintah menjadi vocal point pada ASEAN Women Entrepreneurs Network (AWEN).

Baca Juga:
Mengapresiasi Ibu Indonesia

Selain itu, kiprah pengusaha perempuan Indonesia melalui Iwapi juga dibuktikan dengan keterlibatan pada G20 dan mendapat tugas pada BRICS. Sekarang ini Iwapi memiliki 4500 anggota dan 98 persen dari mereka menjadi pelaku UMKM.

Baca Juga:
Zaman Serba Canggih, Pendidikan Formal Semakin Penting

“Hanya 2 persen pengusaha besar,”ungkap Nita.

 

Menurutnya, perempuan memiliki kodrat tangguh sehingga mumpuni dalam sektor usaha. Selain itu, perempuan juga memiliki loyalitas sehingga tekun dalam menjalani profesi. Dua ciri ini tercermin ketika UMKM mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional ketika pandemi Covid-19 melanda.

 

Founder Brand Skincare Stefskin &Nadiya Group Nadia Stefanie
Caption

 

 

Dalam kesempatan yang sama, Founder Brand Skincare Stefskin &Nadiya Group Nadia Stefanie Destiana membagikan rumus bagi perempuan untuk berusaha. Dia menilai selain modal, perempuan perlu  didukung hubungan sosial, dan memiliki mental untuk mengembangkan diri (growth mindset)

 

“Penelitian dari Stanford University menyebutkan 80 persen, kesuksesan itu berasal dari pemikiran kita,”tuturnya. (Erwin)