Mengapresiasi Ibu Indonesia

Mengapresiasi Ibu Indonesia
Peserta dan pemateri Obsession Talk 2025 berpose bersama pada sela-sela kegiatan diskusi bertajuk “Ibu Tangguh Memajukan Indonesia” yang dilaksanakan di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (27/2). (Rian Agung Femina/OMG)

 

Obsessionnews.com - Sudah tak bisa dipungkiri lagi bahwa perempuan memiliki peran vital dalam berbagai aspek hidup manusia, termasuk di Indonesia ini. Tak hanya sebatas pembentukan karakter anak dan mengurusi rumah tangga, kaum ibu telah membuktikan mampu kontribusi besar pada bidang kemasyarakatan, sosial-budaya, bahkan ekonomi politik.

 

Hal ini diungkapkan CEO Obsession Media Group (OMG) Nurbaiti Hisyam ketika membuka acara Obsession Talk 2025 dengan tema “Ibu Tangguh Memajukan Indonesia”yang dilaksanakan di Hotel Ambhara, Jakarta, Kamis (27/2). Acara ini dilaksanakan bukan hanya untuk mengapresiasi kaum ibu, tetapi mendorong perempuan Indonesia untuk terus melanjutkan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Baca Juga:
Pertamina Tingkatkan Kesejahteraan Kaum Ibu di Makassar Melalui Hidroponik dan Bank Sampah

“Ibu tangguh adalah simbol cinta, kasih sayang, ketekunan, dan pantang menyerah”kata perempuan yang akrab disapa Betty.

 

Betty menilai kaum ibu perlu diapresiasi dan mendapatkan akses untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 sekaligus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Sebab, tantangan bagi kaum ibu sekarang ini tidak mudah.

Baca Juga:
Pertamina Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Sebagai contoh, Betty mengutip pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi sewaktu membekali kepala daerah dalam acara retret di Akmil, Magelang, Jateng, yang membeberkan masih adanya daerah dengan Indeks Pembangunan Gender (IPG) di bawah rata-rata.

 

Data tersebut menunjukkan bahwa perempuan dan kelompok ibu masih mengalami diskriminasi gender selain menanggung beban ganda. Padahal, perempuan merupakan aset bangsa yang kiprahnya dalam segala bidang sangat dibutuhkan.

Baca Juga:
Pertamina Optimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak

Obsession Talk yang diadakan kali ini, lanjut Betty, memiliki tiga tujuan. Selain  mengapresiasi dan mengakui kontribusi besar kaum ibu, acara ini juga untuk menginspirasi kalangan ibu melanjutkan kiprahnya berkarya untuk kemajuan bangsa dan negara. Diskusi ini juga diharapkan memberi masukan dan pandangan bagi kaum ibu dalam menghadapi tantangan.

 

Obsession Talk 2025 yang dilaksanakan secara hybrid dipandu Lady Malino menghadirkan ibu tangguh sebagai pemateri dari berbagai kalangan seperti, Owner Esthetic Clinic Ayu Widyaningrum, Presdir Regenesis Indonesia Emmy Noviawaty, Direktur Keuangan, SDM dan Umum Transjakarta Mayangsari Dian Irwantari, dan Direktur Hukum dan kepatuhan AIA Financial Rista Qotirini Manurung.

Baca Juga:
Hari Ibu, Menteri Agama Bicara Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan

Selain itu Head of Directorate of Eiger Woman and Junior Agnes Lukito, Rektor Universitas Bakrie Sofia W Alisjahbana, Wakil Rektor IV Telkom University Rina Pudji Astuti, Owner Stefskin Nadia Stefanie Destiana, dan pendiri Komunitas Perempuan Peduli dan Berbagi Meiline Tenardi. (Erwin)