Prabowo, Berjuang 18 Tahun Wujudkan Program Makan Bergizi Gratis

Prabowo, Berjuang 18 Tahun Wujudkan Program Makan Bergizi Gratis
Hashim Djojohadikusumo ungkap perjuangan Prabowo wujudkan program makan bergizi gratis. (Tangkapan layar)


Obsessionnews.com - Program makan bergizi gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan pada Januari 2025, merupakan ikhtiar panjang Presiden Prabowo Subianto. Malahan, Prabowo disebut memperjuangkan program itu selama 18 tahun hingga akhirnya dieksekusi.

Utusan Khusus Presiden yakni Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan hal itu. Prabowo memperjuangkan program itu sejak 2006, demi terpenuhinya gizi anak Indonesia.

Baca Juga:
Korupsi Membayangi Program Makan Bergizi Gratis

"Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu adalah Janji Pak Prabowo. Itu adalah gagasan Pak Prabowo 18 tahun lalu. Itu gagasan dilahirkan 2006," ujar Hashim, dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional, di Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Potongan video pernyataan Hashim itu beredar di media sosial (medsos) pada Minggu (2/2). Dengan begitu, Hashim menegaskan bahwa program MBG tidak mendadak, tetapi sudah disiapkan jauh sebelum Prabowo menang Pilpres 2024.

Program MBG secara serentak dimulai pada 6 Januari 2025. Program ini telah menjangkau 31 Provinsi.

Baca Juga:
Jaga Suplai Energi, Pertamina Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Komitmen Prabowo membangun cita-cita anak Indonesia melalui kecukupkan gizi yang dikonsumsi generasi penerus juga pernah disampaikan pada  Pemilu 2014.

"Saya akan maju 2014 untuk minta mandat dari rakyat. Saya ingin memimpin perubahan Indonesia. Kita jamin anak-anak mereka;mereka harus cukup makan, harus cukup pangan, harus cukup sekolah," kata Prabowo.

Baca Juga:
Program Makan Bergizi Gratis Belum Merata, Prabowo Minta Maaf

Melalui makanan bergizi seimbang dan edukasi yang mumpuni, Prabowo meyakini Indonesia di masa mendatang bisa menjadi negara yang diperhitungkan dunia.

"Saya percaya ini bisa kita lakukan. Luar biasa kita bisa jadi negara yg hebat. Kita negara nanti yang akan disegani oleh bangsa-bangsa lain," kata Prabowo. (Erwin)