Indonesia Dicoret dari Tuan Rumah Piala Asia 2023 Akibat Tragedi Kanjuruhan

Indonesia Dicoret dari Tuan Rumah Piala Asia 2023 Akibat Tragedi Kanjuruhan
Indonesia dicoret sebagsi calon tuan rumah Piala Asia 2023 akibat Tragedi Kanjuruhan. Indonesia tersisihkan, AFC pastikan tuan rumah Piala Asia 2023 antara Qatar dan Korea Selatan. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memastikan Indonesia tidak lagi diperhitungkan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Seperti diketahui, Indonesia maju untuk mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2023 menggantikan China. Pada awalnya Indonesia bersaing dengan Australia, Qatar, dan Korea Selatan untuk memperebutkan status tersebut. Namun, Australia memilih mundur karena ingin fokus untuk menjadi tuan rumah Piala Asia Wanita 2026 mendatang. Dengan demikian Indonesia hanya akan bersaing dengan Qatar dan Korea Selatan. AFC secara resmi akan mengumumkan tuan rumah Piala Asia 2023 pada 17 Oktober setelah pertemuan Komite Eksekutif. Sayangnya, pihak AFC menyampaikan kabar yang tidak mengenakkan bagi Indonesia menjelang pengumuman tersebut. AFC memastikan bahwa Indonesia tidak lagi diperhitungkan untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Kini sudah tidak ada lagi nama Indonesia dalam daftar pencalonan tuan rumah Piala Asia 2023. Kini tinggal tersisa dua negara yakni Korea Selatan dan Qatar yang berjuang untuk menggelar pertandingan ajang tersebut. Padahal sebelumnya Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Negara yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo tersebut bersaing dengan Korea Selatan dan Qatar. Penentuan tuan rumah Piala Asia 2023 bakal dilaksanakan dengan pengambilan suara. Dijadwalkan pekan depan AFC mengumumkan negara yang menggelar ajang tersebut pada pekan depan. "Kami belum menentukan. Keputusannya akan diambil dalam rapat hari Senin [17/10] dan pada sore harinya akan ada pengumuman resmi negara mana yang akan terpilih menjadi tuan rumah," sekjen AFC Datuk Windsor Paul John dikutip Arena Metro. Bila Korea Selatan terpilih maka Piala Asia dilangsungkan 16 Juni-16 Juli pada tahun depan. Hanya saja, jika Qatar yang ditunjuk sebagai tuan rumah, ajang tersebut dihelat 2024. "Jika Korea Selatan terpilih, Piala Asia akan digelar bulan Juli karena cuacanya cocok, tidak terlalu dingin atau tidak terlalu panas," ucapnya. "Andai Qatar yang terpilih, Piala Asia akan digelar Januari 2024 karena saat itu di sana tidak terlalu panas," sosok berusia 61 tahun tersebut menambahkan. Kendati demikian, tidak ada penjelasan yang membuat Indonesia tak masuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Ada dugaan PSSI mengundurkan diri karena efek dari tragedi Kanjuruhan. Tragedi Kanjuruhan merupakan sejarah kelam sepak bola Indonesia. Insiden nahas tersebut yang terjadi pada Sabtu (1/10) menewaskan 132 orang dan ratusan lainnya mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit. (Superball.id/Goal.com/Red)