Pandemi Tak Surutkan Ayu Widyaningrum Geluti Klinik Kecantikan

Pandemi Tak Surutkan Ayu Widyaningrum Geluti Klinik Kecantikan
Jakarta, obsessionnews.com - Pandemi Covid-19 tak menyurutkan dr. Ayu Widyaningrum untuk menggeluti bidang klinik kecantikan. Walaupun dia tahu berbagai risiko yang dihadapinya, yakni terpapar covid-19. Baginya semua risiko harus siap dihadapi ketika disumpah menjadi dokter. “Hal paling berkesan, saya sering sekali jadi target terpapar pasien Covid. Sebagai seorang dokter saya tidak boleh takut. Saya pun sadar betul pada saat terpapar dengan pasien, saya membawa virus itu ke keluarga dan tentu ada rasa sedih. Tapi mau bagaimana lagi?, itu sudah tugas saya,” ujar Ayu dikutip dari majalah Women’s Obsession edisi 074, Rabu (21/4/2021). Tidak hanya berdedikasi tinggi pada pekerjaannya, perempuan yang akrab disapa dr. Ayu ini juga tengah membuat target untuk 2021. Walaupun masih didera pandemi Covid-19, dia ingin membuat klinik Widya Esthetic Clinic yang berlokasi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini menjadi klinik utama agar lebih lengkap fasilitasnya. Beberapa penambahan pun dilakukan, seperti menggandeng dokter divisi laser dan dokter gigi. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat tetap fokus terhadap kesehatannya di masa pandemi. Tidak hanya itu, nantinya klinik tersebut juga membuka layanan Swab Antigen untuk memudahkan masyarakat sekitar yang membutuhkan. Perempuan yang mengenyam pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin ini selalu ingin pasien-pasiennya ditangani oleh orang yang memiliki kompetensi tepat. Selain menggandeng dokter dari berbagai spesialisasi, Ayu juga tengah mengembangkan terapi laser dengan menggunakan stem cell bekerja sama dengan para dokter bedah plastik. “Misalnya, ada beberapa pasien yang jenuh dengan stem cell payudara. Mereka tetap dirujuk ke dokter bedah plastik untuk implant,” ucapnya. Dia menambahkan, terkadang pasien itu ingin payudaranya seperti saat masih remaja. Otomatis itu pekerjaan bedah plastik, bukan dermatologi estetika. “Jadi, penting sekali bagi dokter dermatologi estetika untuk tahu betul kompetensi kita dan mana yang perlu dirujuk kepada yang lebih berkompeten seperti surgery,” tuturnya. Saat ini, terdapat beberapa layanan yang paling populer di Widya Esthetic Clinic, di antaranya menaikkan alis, botok, filler, hingga penirusan rahang. Melihat hal tersebut, perempuan yang meraih banyak penghargaan beberapa tahun belakangan ini juga memberikan informasi, tentang apa saja yang harus diperhatikan ketika akan melakukan bedah plastik. Stuktur anatomi, efek samping, hingga bahan apa saja yang akan digunakan penting diketahui pasien sebelum dilakukan penangan. Sebagai dokter kecantikan, hal terbesar yang ingin dilakukannya adalah ingin mengubah mindset perempuan di Indonesia. Sebelumnya kecantikan itu kerap dianggap hanya untuk kalangan menengah ke atas. Baginya semua orang harus memahami konsep anti-aging. Semakin berusia para perempuan memiliki wajah yang kian glow up. Berbicara tentang perempuan Tanah Air, Ayu ingin semua menyadari haknya untuk berkarya dan berprestasi. Meski demikian, dia mengatakan kaum hawa tidak boleh melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu bagi anak-anaknya. Ketika ditanya sosok panutannya, Ayu menyebutkan nama seorang dokter spesialis dermatologi yaitu dr. Ganda. Pasien yang ditangani selalu kembali, karena mempercayai perawatan yang dilakukan. “Nah, saya ingin seperti beliau. Klien dari kasus apa pun dan menggunakan skincare apa pun akhirnya, tetap kembali lagi ke Widya Esthetic,” pungkas Ayu. (Indah/WO/Poy)