'KPK' Inggris Selidiki Dugaan Korupsi Maskapai Garuda

'KPK' Inggris Selidiki Dugaan Korupsi Maskapai Garuda
Badan Antikorupsi (KPK) Inggris sedang nenyelidiki dugaan korupsi maskapai penerbangan Garuda Indonesia. Meski demikian Menteri BUMN RI Erick Thohir mengaku mendukung investigasi yang dilakukan pihak Inggris tersebut. Erick Thohir mengatakan pemerintah Indonesia mendukung langkah Badan Antikorupsi Inggris, SFO, terhadap maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan produsen pesawat terbang yang bermarkas di Montreal, Bombardier, terkait dugaan suap. Sementara, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya akan aktif dengan pihak berwenang untuk mendukung upaya hukum tersebut. Sebelumnya, Badan Antikorupsi Inggris membenarkan pihaknya menyelidiki produsen pesawat terbang Bombardier, yang bermarkas di Montreal, Kanada dan maskapai penerbangan Garuda Indonesia, terkait dugaan suap dan korupsi dalam pemesanan dan pemberian kontrak. "Karena ini merupakan bagian dari good corporate governance dan transparasi yang dijalankan sejak awal kami menjabat dan sesuai dengan program transformasi BUMN," kata Menteri BUMN Erick Thohir dalam keterangannya, Jumat (6/11/2020), seperti dilansir BBC Indonesia. SFO sejauh ini tidak memberikan penjelasan lebih lanjut tentang proses penyelidikannya. Dilaporkan Bombardier mengatakan telah bertemu dengan SFO untuk membicarakan bantuan yang dapat diberikan dalam proses penyelidikan atas dasar sukarela. (Red)